Tertarik Konservasi, Kapal Pesiar National Geographic Merapat di Nusa Penida

NUSA PENIDA, NUSA PENIDA POST

Perkembangan pariwisata di Nusa Penida mengalami peningkatan pesat. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Klungkung, setidaknya ada kenaikan jumlah wisatawan hampir 4.000-an pada dua bulan terakhir di semester awal 2014 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Berbagai event pariwisata yang digelar membawa dampak positif, salah satunya penyelenggaraan Festival Nusa Penida, Juni lalu. Kondisi ini juga diakui oleh pemilik Hotel Ring Semeton Inn, I Kadek Putra bahwa tingkat hunian hotel rata-rata di atas 60%.

Indikator perkembangan pariwisata juga terlihat dari rencana merapatnya Kapal Pesiar MV National Geographic pada Minggu, 18 Oktober 2014 mendatang. Berdasarkan pemaparan pada rapat persiapan menyambut kunjungan yang digelar 2 Oktober lalu, kapal pesiar ekspedisi ini akan membawa 200 penumpang yang merupakan pendonor dana untuk pelestarian, konservasi serta kegiatan sosial. Rapat ini secara matang membahas kesiapan penyambutan dengan melibatkan berbagai instansi. Secara khusus, rombongan MV National Geographic tertarik untuk mengunjungi area konservasi burung.

(Ilustrasi) Kapal Pesiar MV National Geographic Orion dijadwalkan merapat di Nusa Penida, 18 Oktober 2014

(Ilustrasi) Kapal Pesiar MV National Geographic Orion dijadwalkan merapat di Nusa Penida, 18 Oktober 2014

“Hampir semua penumpangnya adalah para donatur kegiatan sosial. Mereka yang hadir ini adalah filantrofi dalam pelestarian burung. Rencana berkunjung kapal pesiar ini sudah jauh-jauh hari. Terhitung 2 tahun lalu kapal pesiar ini berencana ke Nusa Penida,” ujar Bayu Wirayuda, Direktur FNPF.

Dalam tersebut, Bayu juga meminta komitmen Pemda Klungkung untuk membuat Perda yang mengatur perlindungan satwa. “Kini Nusa Penida telah ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan, semestinya daratnya juga dikonservasi sehingga pelestarian burung dan satwa lainnya mempunyai dasar hukum yang jelas,” pintanya

Bupati Klungkung, Suwirta dalam keterangannya menyatakan siap dan menegaskan pentingnya pelestarian. Bupati juga meminta FNPF yang bergerak dibidang pelestarian satwa ikut memikirkan jenis burung yang tepat untuk dikembangkan di sekitar wisata mangrove sehingga konsep pelestarian ekosistem dan daya tarik wisata berjalan seimbang.

Persiapan penyambutan juga terlihat di Pelabuhan Buyuk yang menjadi lokasi lego jangkar MV National Geographic. Muspika kecamatan yang dipimpin langsung Camat Nusa Penida, I Ketut Sukla mengadakan kegiatan bersih pantai di areal pelabuhan yang menjadi tempat transit.

“Setiap Jumat, kami biasanya mengadakan senam pagi bersama, namun terkait kedatangan kapal pesiar, kami arahkan untuk bersih-bersih di areal Pelabuhan Buyuk dan sekitarnya guna mempersiapkan kedatangan perdana kapal pesiar di Nusa Penida,” ungkapnya (10/10).

Menurut Sukla, kunjungan kapal pesiar akan semakin membuka kran pariwisata yang ada. Ia berharap para warga terutama generasi muda untuk mempersiapkan diri dengan penguatan sumber daya manusia guna menyongsong perkembangan industri pariwisata.

Reporter: I Wayan Sukadana & Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi