Terjatuh Saat Selfie di Tebing, Wisatawan Singapura Meninggal

LEMBONGAN, NUSA PENIDA POST

Dalam beberapa hari belakangan, selain dihebohkan pemberitaan beras sintetis media sosial tanah air juga ramai-ramai membicarakan tewasnya mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang tewas gara-gara selfie di Puncak Garuda Gunung Merapi. Istilah selfie kini menjadi hot issue bahkan ribuan foto selfie ter-upload setiap menit di berbagai media sosial. Secara harfiah, selfie diartikan sebagai kegiatan memotret diri sendiri atau narsisme dan mulai diperkenalkan awal tahun 2002 lalu. Kemajuan teknologi kamera yang terpasang pada smart phone membuat penggunanya lebih mudah untuk foto selfie.

Wisatawan Singapura yang meninggal dievakuasi setelah terjatuh saat selfi di bibir tebing di Lembongan

Wisatawan Singapura yang meninggal dievakuasi setelah terjatuh saat selfi di bibir tebing di Lembongan

Dalam beberapa kasus, dorongan untuk selfie di medan dan momen yang tak biasa terkadang berujung maut. Kali ini korban selfie menimpa wisatawan asal Singapura yang berlibur di Lembongan, Nusa Penida atas nama Mohamed Aslam Bin Sahul (21). Informasi yang berhasil diperoleh, wisatawan yang beralamat APT BLK 556 Hongga/51#04, Singapore ini tewas setelah terperosok dari atas tebing. Korban diketahui berlibur dan menginap di Villa Secret Point. Seperti wisatawan lain, korban yang berkeliling tak kuasa melihat pemandangan indah dan langsung narsis foto bersama di bibir tebing. Naas, korban terpeleset dan meluncur deras dari bibir tebing hingga tewas.

Pihak kepolisian yang dikonfirmasi Jumat pagi (22/5) mengenai kronologis kejadian menyebutkan bahwa kejadian berlangsung Kamis kemarin (21/5). Meski warga sekitar sempat melakukan penyelamatan dan melarikan korban ke Puskesmas II Nusa Penida, nyawa korban tidak tertolong.

“Kejadian ini berlangsung kemarin. Korban bersama teman menikmati pemandangan di atas tebing.. korban mengajak temennya untuk foto bareng, nasib berkata lain bukan hasil foto yang didapat malah terjatu dari atas tebing hingga meninggal,” jelas AKP Gede Arianta, SH saat dikonfirmasi, Jumat (22/5).

“Kami berharap kepada tamu maupun warga yang ingin berfoto bersama agar berhati-hati,” pinta Arianta.

Informasi lain juga menyebutkan bahwa dua hari lalu seorang buruh bernama Supriadi (52) asal Malang, Jawa Timur meninggal mendadak diduga kaibat serangan jantung. Korban yang sedang bekerja membuat kursi di rumah warga di Nusa Lembongan mengeluh dadanya sakit. Selang beberapa lama, korban yang diminta istirahat diketahui kejang-kejang. Sontak rekan korban langsung membawanya ke puskesmas terdekat namun sesampai di ruang perawatan, korban sudah tidak bernyawa. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter korban diduga kena serangan jantung dan tidak ada unsur kekerasan. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Sanglah, Denpasar.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi