Terjaring Razia, Puluhan Kendaraan Tanpa Kelengkapan Diamankan

NUSA PENIDA, NUSA PENIDA POST

Jajaran Kepolisian Sektor Nusa Penida kini sedang gencar melakukan operasi cipta kondisi. Selain menyasar kendaraan bermotor yang tidak memiliki kelengkapan, operasi ini juga dimaksudkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait aksi teror yang sempat merebak beberapa waktu lalu. Dalam hitungan minggu sudah beberapa kali pihak kepolisian menggelar razia di sejumlah titik dan tak kurang dari 21 kendaraan bermotor tanpa kelengkapan pun diangkut.

Tampak pengendara yang terjaring razia yang yang digelar Polsek Nusa Penida

Tampak pengendara yang terjaring razia yang yang digelar Polsek Nusa Penida

Kesadaran masyarakat untuk menaati aturan lalu lintas dinilai masih sangat rendah, banyak kendaraan yang tidak dilengkapi plat nomor kendaraan, STNK yang belum disamsat hingga pengendara yang tanpa SIM. Padahal, pihak Polsek sudah memfasilitasi pembuatan SIM dan samsat mini. Kapolsek Nusa Penida Kompol I Gede Arianta, S.H mengakui kesadaran masyarakat masih rendah taat tertib lalu lintas.

“Kita perlahan mengajak pengendara untuk lebih meningkatkan kesadaran diri dalam berkendara, tertib lalu lintas untuk keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ucapnya saat dikomfirmasi, Selasa siang, (19/1).

“Berbagai upaya telah dilakukan Polsek Nusa Penida mulai sosialisasi berbagai tempat, baik sekolah maupun langsung mendatangi ke banjar,” tambahnya.

Mantan Kapolsek Denapsar Timur dan Tegallalang ini juga menjelaskan bahwa pengendara yng kendaraannya terjaring dan diangkut pihak aparat wajib menunjukkan surat kelengkapan dalam pengambilan untuk membuktikan kepemilikan. Hari ini, selasa pagi (19/1) warga dijadwalkan mengambil kendaraan untuk membuktikan ranmornya tidak bodong.

Informasi dan pantauan reporter Nusa Penida Post, Santana Ja Dewa,razia dipusatkan di tiga titik secara berkala antara lain di pertigaan Kantor Camat Nusa Penida (depan Lapangan Umum Sampalan), pertigaan Telaga dan depan Kantor Polsek di Desa Ped.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi