Tambah Pasokan Listrik, PLN Datangkan Dua Unit Mesin

KUTAMPI KALER, NUSA PENIDA POST

Dalam beberapa minggu belakangan, warga Nusa Penida mengeluhkan layanan listrik yang sempat padam bergantian. Rusaknya salah satu mesin pembangkit diduga menjadi penyebab terganggunya aliran listrik. Pihak PLN mengakui secara matematis pasokan listrik surplus 0,6 MW dari beban puncak sebesar 5,6 MW sementara daya yang tersedia mencapai 6,2 MW namun rusaknya salah satu mesin membuat pasokan listrik ke pelanggan cukup terganggu.

PLN mendatangkan dua unit mesin baru untuk menambah pasokan daya seiring meningkatnya investasi

PLN mendatangkan dua unit mesin baru untuk menambah pasokan daya seiring meningkatnya investasi

Mengantisipasi terganggunya pasokan listrik, PLN mendatangkan dua unit mesin baru dengan kapasitas masing-masing 1,3 MW sehingga total daya tersedia 8,8 MW. Menurut Direktur PLN Regional Jawa Bagian Timur dan Bali, Amin Subekti penambahan mesin untuk mendukung pembangunan seiring semakin meningkatnya investasi. Pihaknya juga merencanakan menggunakan bio gas yang dinilai lebih ramah lingkungan mengingat saat ini jaringan listri masih mengandalkan mesin diesel dengan bahan bakar solar.

“Pertumbuhan investasi besar, pihak kami mengikuti namun peruntukan lebih cepat menggunakan tenaga diesel sementara bio gas kita menyiapkan infratruktur terlebih dahalu. Membawa gas lebih rumit ketimbang solar, rencana kedepannya menggunakan bio gas yang lebih bersih dan ramah lingkungan,” ujar Amin Subekti saat peresmian penambahan mesin di Nusa Penida, Selasa (16/8).

Ketersedian pasokan listrik yang memadai, infrastruktur jalan dan layanan PDAM dinilai menjadi kunci utama pergerakan pembangunan. Ketiga sumber daya ini memberi efek domino yang sangat besar bagi perekonomian. Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta yang hadir pada peresmian menegaskan kebutuhan listrik sama pentingnya dengan keberadaan jalan dan air. Semuanya menjadi dasar perkembangan pembangunan.

“Pihak PLN mengimplementasikan kerja nyata melayani masyarakat bukan hanya angan-angan semata. Saya berharap daerah yang teraliri listrik bisa menikmati terangnya listrik hingga di plosok,” harap Suwirta.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi