Sambut Galungan, STT Sila Jaya Gelar Jalan Santai

BATUNUNGGUL, NUSA PENIDA POST

Menyambut perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, STT Sila Jaya Banjar Batununggul, Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul menggelar jalan santai Minggu, (20/10) pagi kemarin. Kegiatan jalan santai diikuti oleh ratusan peserta dengan memanfaatkan libur akhir pekan. Panitia Kegiatan jalan santai, I Dewa Made Aswin Adhiskara (25) menjelaskan acara jalan santai menempuh rute sekitar 4 kilometer. Sementara rute yang diambil melewati jalan protokol dengan start di depan Banjar Batununggul menuju ke barat tepatnya ke Banjar Telaga, kemudian berbalik ke posisi awal. Peserta yang didominasi anak-anak berlangsung meriah dengan diselingin guyonan.

Kegiatan jalan santai dibuka langsung oleh Kelihan Banjar dengan mengibarkan bendera. Sebelumnya, sejak pukul 06.00, ratusan peserta dari kalangan teruna-teruni (red; pemuda-pemudi)se-Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul, anak-anak SD, Ibu-ibu PKK dan krama banjar sudah tampak memadati wantilan Banjar Batununggul. Begitu bendera diangkat, peserta langsung bergerak mengikuti rute yang ditentukan panitia.

STT Sila Jaya gelar jalan santai jelang Galungan

STT Sila Jaya gelar jalan santai jelang Galungan

“Pada acara kali ini, kami sengaja melibatkan semua kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, terune-teruni, Ibu-ibu PKK dan krama adat denga total peserta hampir 300-an orang,” ujar Aswin.

Untuk lebih menyemangatkan kegiatan jalan santai, panitia telah menyiapkan sejumlah hadiah berupa undian door prize bagi peserta. Hadiah akan diberikan bagi peserta finish sesuai etape dan memenuhi kriteria pantia. Pengundian door prize akan dilaksanakan pada saat Hari Raya Galungan, 23 Oktober mendatang. Penyiapan hadiah didukung penuh oleh pihak sponsorship dan dana warga berupa TV 21 inchi, dispenser, kipas angin, rice cooker dan aneka hadiah hiburan lainnya.

Beberapa peserta yang dikonfirmasi tanggapannya terhadap pelaksanaan jalan santai berharap agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang memperebutkan hadiah semata atau lip service oknum tertentu tetapi lebih kepada upaya mempererat kebersamaan dan solidaritas. “Akhir-akhir ini kita sering mendengar banyak bentrokan antar warga, menurut saya itu akibat pudarnya rasa saling menghormati dan menyama braya sebagaimana budaya asli orang Bali,” tambah Aswin sambil menyeka keringat.

Hal senada juga dilontarkan Ketua STT Sila Jaya, I Dewa Gede Ikang Astawa (25) kegiatan ini juga sebagai ajang memupuk kebersamaan terutama kalangan teruna-teruni sekaligus untuk mengajak masyarakat hidup sehat dengan berolahraga. “Melalui jalan santai diharapkan dapat hidup sehat dan meningkatkan kebersamaan kita semua sekaligus merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan,” tegas Ikang.

Reporter : Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi