Ribuan Warga Iringi Prosesi Mendak dan Melasti

SEMARAPURA, NUSA PENIDA POST

Sejak pukul 07.30 Wita pada Minggu pagi (9/4) ribuan warga dari pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) berkumpul di kawasan Catus Pata Klungkung. Kehadiran warga dengan busana sembahyang berkaitan dengan prosesi ‘mendak’ sekaligus melasti serangkaian upacara Rsi Gana, Mlaspas, Mendem Pedagingan hingga Ngenteg Linggih Alit di Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Ghana yang berlokasi di Pundukdawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung. Ketua Panitia Putra Suarjana menyebut puncak karya berlangsung Senin (10/4) dan diikuti sejumlah prosesi.

Prosesi Mendak serangkaian upacara Rsi Gana, Mlaspas, Mendem Pedagingan hingga Ngenteg Linggih Alit di Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Ghana

“Hari ini beliau katuran melasti ke segara di Pura Goa Lawah dan besok puncak acara ngelinggihang Ida Bethara di Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Ghana. Beliau katurang nganyaran selami tanggal 11, 12, 13 sampai 14 sekalian nyineb, terang Suarjana yang dikonfirmasi Minggu (9/4) disela-sela kegiatan.

Suarjana juga menambahkan tak kurang dari 273 sulinggih akan memimpin upacara dari awal hingga akhir. Upacara perdana ini juga diikuti seluruh warga pesemeton secara nasional. Suarjana pun berharap upacara ini bisa mempererat persatuan dan demi keajegan adat dan budaya Bali.

“Serangkaian kegiatan ini akan dipuput oleh lebih daripada 273 sulinggih, dari awal sampai akhir. Kegiatan prosesi yang besar seperti ini kita ingin mengukuhkan persatuan dan kesatuan diantara Semeton Pasek. Tentu kami manfaatkan juga kembali untuk keajegan Bali termasuk adat dan budaya yang sangat kita kedepankan,” harap Suarjana.

Berdasarkan pantauan di lokasi, upacara mendak dilakukan dengan berjalan kaki dari Catus Pata menuju Pura Goa Lawah dilanjutkan ke Pura Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Ghana. Panjangnya iring-iringan membuat jalur By Pass Kusamba ditutup satu arah mulai perempatanTiying Dadi hingga jelang Pelabuhan Pesinggahan. Prosesi semakin hikmat dengan iringan balehanjur. Pasemetonan MGPSSR Kecamatan Nusa Penida bahkan secara khusus mendatangkan tiga kelompok penabuh yang ngayah secara bergiliran.

“Kita ada tiga kelompok yang ngayah secara bergiliran. Kami menyeberang sejak pagi agar bisa ikut ngaturang ngayah dan ngiring,” ujar dr. I Gede Suma pengurus MGPSSR Nusa Penida

Reporter: I Gede Sumadi

Editor: NPM