Pujawali Pura Ped, Permintaan Jasa Angkutan Melonjak

NUSA PENIDA, NUSA PENIDA POST

Rabu besok, (15/4) merupakan salah satu hari suci bagi umat Hindu yakni Buda Cemeng Klawu yang dirayakan sebagai hari Ida Batara Rambut Sedana sebagai wujud permohonan untuk memperoleh kesejahteraan. Rangkain hari raya in juga menjadi puncak pujawali di Pura Dalem Ped dan hampir seluruh paibon atau sanggah dadia juga turut merayakan. Sejak Minggu kemarin, (12/4), seluruh jalur penyeberangan yang menuju kepulauan Nusa Penida mulai ramai diserbu penumpang. Tidak hanya masyarakat lokal yang pulang untuk merayakan bersama keluarga, penumpang juga didominasi warga pengayah dan pemedek dari Bali daratan.

I Nyoman Muka Wicaksana yang dikonfirmasi selaku Syahbandar mengakui jumlah lonjakan penumpang sudah terjadi sejak Minggu kemarin (12/4). Minimnya trip Kapal Ro-ro Nusa Jaya Abadi membuat penumpang beralih ke moda transportasi lain. Kondisi ini dimanfaatkan pengelola jasa angkutan untuk menambah trip pelayanan terutama speed boat, baik tujuan Kusamba maupun Sanur.

Pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Sampalan

Pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Sampalan

“Kami mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menambah trip. Puncak lonjakan penumpang diperkirakan Rabu besok. Sementara Pelabuhan yang lainya juga terjadi peningkatan jumlah penumpang terutama dari Sanur, Denpasar,” kata Wicaksana.

Manajemen fast boat Caspla Bali yang dihubungi siang tadi membenarkan adanya penambahan trip selama hampir satu minggu untuk memfasilitasi umat yang akan melakukan persembahyangan.

“Kemungkinan besar, kita akan menambah trip menjelang dan sesudah rerainan Buda Cemeng, mungkin selama seminggu saja untukk mengimbangi pemedek dan semeton Nusa yang ingin trip ke Nusa,” jelasnya via short message service.

Kondisi berbeda justru terjadi pada layanan via Kapal Ro-ro, Kepala UPT. Penyeberangan Nusa Penida I Dewa Gede Swarma Hendra menyebut pihaknya tidak menambah jadwal trip.

“Penyeberangan Kapal Ro-ro tetap seperti biasanya, tidak adanya penambahan trip kecuali pengangkutan BBM menuju Nusa Penida. Kami berharap kepada pengguna jasa angkutan agar menggunakan jasa lainya,” terangnya.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi