Porsenijar, Langkah Awal Menjaring Siswa Berprestasi

PED, NUSA PENIDA POST

Pembibitan untuk mencari siswa berprestsi memerlukan waktu yang cukup panjang. Penjaringan dilakukan mulai dari gugus dasar, seperti yang dilakukan Gugus Perkutut yang meliputi seluruh SD di Desa Ped ditambah SD Negeri 6 Sakti.

Tahun ini, Gugus Perkutut kembali menggelar ajang Porsenijar. Penyerahan piala porsenijar di tingkat Gugus Perkutut dilaksanakan di SD Negeri 1 Ped, Jumat (21/03). Acara pemberian hadiah dihadiri langsung kepala UPT Disdikpora kecamatan Nusa Penida, I Komang Sumedra, pengawas , serta para pembina peserta.

Penyerahan piala kepada siswa berprestasi pada Porsenijar

Penyerahan piala kepada siswa berprestasi pada Porsenijar

Panitia Porsenijar, I Wayan Watek mengatakan porsenijar tingkat Gugus Perkutut berlangsung sejal awal Maret dengan melibatkan seluruh SD yang masuk gugus. Diakui Watek, setiap gugus yang ada di Nusa Penida memiliki agenda penyelenggaran tersendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan dan panitia bersangkutan.  Berbagai cabang turut dilombakan meliputi olah raga seperti catur dan atletik serta seni yang lebih mengedepankan seni lokal mecepat (red; kidung tradisona), menyalin aksara Bali dan Mesatwa (red; bercerita)

“Peserta porsenijar tingkat Gugus Perkutut meliputi  SD 1 sampai 6 Ped dan SD  6 Sakti yang dari segi jarak  berdekatan dengan gugus Perkutut,” ujar Kepala Sekolah SD 1 Ped, I Wayan Watek.

“Dua tahun lalu, gugus kami berhasil menjadi wakil kecamatan pada Porsenijar kabupaten.  Kami berharap kepada anak didik agar selalu meningkatkan prestasi sampai ditingkat yang lebih tinggi,” tambah Watek.

Kepala UPT Disdikpora, I Komang Sumedra yang turut hadir pada acara penyerahan piala menjelaskan bahwa Porsenijar tingkat gugus untuk Kecamatan Nusa Penida terbagi delapan zona yang penyelenggaraan diserahkan pada masing-masing gugus. Peningkatan kualitas pendidikan diupayan melalui dua jalur utama, sisi akademis  seperti pelaksanaan olimpiade dan non akademis yang meliputi olahraga dan seni.

“Porsenijar menjaring bibit yang berbakat untuk bisa dibina ke jenjang lebih tinggi. Selain untuk mencari atlet tangguh, berprestasi secara akademik, Porsenijar juga diarahkan untuk melestarikan seni budaya dan adat istiadat yang adi luhung. Namun tidak hanya siswanya saja yang dituntut berprestasi tetapi guru serta pengawas juga mesti berprestasi sebagai sauri tauladan,” urai Sumedra.

Reporter : Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi