Warning: Use of undefined constant ‘DISALLOW_FILE_EDIT’ - assumed '‘DISALLOW_FILE_EDIT’' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/npm2017/public_html/wp-config.php on line 36
Nusa Penida Media | Pisang Nusa Penida Terserang Penyakit
 

Pisang Nusa Penida Terserang Penyakit

Nusa Penida, Nusa Penida Post

Ratusan pohon pisang warga Nusa Penida terserang penyakit. Penyakit menyerang pohon pisang petani di Nusa Penida diyakini cendawan, jamur dan bakteri. Dugaan ini diperkuat karena gejala penyakit yang menyerang pohon pisang di Nusa Penida  dari akar, batang membusuk dan daun tampak menguning kemudian mati. Hal itu terungkap ketika Nusa Penida Post, Rabu, 8 Oktober 2013 menanyakan kepada Kepala UPT. Pertanian Kecamatan Nusa Penida I Nyoman Sangging (51 th ).

"Pisang di Nusa Penida  yang terserang penyakit"

Pisang di Nusa Penida yang terserang penyakit

“Penyakit pisang ini sangat ganas terutama 4-5 tahun lalu, dan sekarang memang masih ada walaupun jumlahnya sudah berkurang tergantung cuaca dan musim,” jelas Nyoman Sangging.

Pemutusan penyakit dilakukan dengan mencabut semua pohon pisang dari bongkol (red : akar) yang terjangkit penyakit sehingga tidak menular ke pohon pisang lain yang masih sehat,” ujarpPria asli Desa Tangglad, Nusa Penida ini.

Selain dengan cara membongkar pohon pisang yang telah terjangkit, pencegahan bisa dilakukan dengan  menggunakan festisida nabati jenis persada dan BTL . Caranya menggunakan festisida nabati dengan menyemprotkan ke pohon pisang yang masih sehat. Tujuannya agar  cendawan dan bakteri tidak berani hinggap dan mengeroti pohon pisang yang masih sehat.

Penyakit yang menyerang pohon pisang di Nusa Penida menyebabkan produksi pisang menurun, ini ditandai dengan kebutuhan buah pisang yang selama ini dipasok pisang lokal Nusa Penida mesti ‘diimpor’ dari Bali daratan.  Ini tampak dari pengiriman pisang yang dibawa dari daratan Bali ke Nusa Penida melalui jalur sampan maupun kapal Roro Nusa Jaya Abadi.

Bisanya masyarakat Nusa Penida lebih banyak menanam beberapa jenis pisang lokal, antara lain  biu saba, pisang susu dan biu dak. Namun belakangan karena penyakit virus dan bakteri yang menyerang, masyarakat mencoba menanam pisang jenis baru. Sebut saja Ketut Warta (42 th ) dari Desa Suana mencoba menanam pisang jenis pisang kapal yang lebih tahan terhadap penyakit yang biasa menyerang.

“Batang pohon yang pendek dengan buah yang lebat menjadi alasan kami menanam pisang kapal, selain lebih tahan terhadap penyakit,” terang Warta sambil menunjukkan pisang yang berbuah di kebun samping rumahnya. Lebih lanjut Warta mengatakan tandan buah pisang kapal setinggi pohonnya sehingga perlu disiapkan penyangga agar tidak roboh, karena batang tidak mampu menahan beban buahnya.

Reporter      : I Kadek Sumawa

Editor        : I Wayan Sukadana & I Gede Sumadi