Perahu Layar dan 3G Semarakkan HUT Semaya-one Cruise

KUTAMPI, NUSA PENIDA POST
Suasana meriah begitu terasa di Pantai Kutampi, Nusa Penida, Minggu, 16 September 2013. Puluhan jukung (red; perahu) tradisional dengan aneka warna layar tampak berjejer menghiasi pantai berpasir putih tersebut. Setelah ditelisik, ternyata kehadiran puluhan jukung ini untuk mengikuti lomba dalam rangka first anniversary Semaya-one cruise yang jatuh pada 22 Juli. Perayaan hari jadi sengaja diundur karena bertepatan dengan momen pemilukada Klungkung. Lomba dilepas langsung oleh Camat Nusa Penida, I Ketut Sukla (54) didampingi owner Semaya one cruise, I Made Wijaya (41) yang ditandai dengan pengibaran bendera.

Setiap peserta menempuh rute dari Pantai Kutampi menuju Pantai Desa Suana dan kembali lagi. Total rute yang ditempuh oleh 36 peserta hampir 21 mil, hanya dengan mengandalkan tenaga layar. Peserta yang rata-rata nelayan lokal menunjukkan skill untuk menjadi yang terdepan melalui tehnik khusus dan perhitungan cermat termasuk arah angin, tekanan, arus dan gelombang laut.

Ne harus dueg-duegan mace situasi, tare ngandelang bayu,” (red; Kita harus pintar-pintar membaca situasi, tidak semata-mata mengandalkan tenaga), tutur salah satu peserta sambil terburu-buru menyiapkan jukungnya.

Lomba perahu layar di Nusa Penida

Lomba perahu layar dalam rangka Hut Semaya-one Cruise, Minggu, 16/9/2013

Mayoritas jukung di Nusa Penida masih mempertahankan bentuk tradisional dan digerakkan layar walaupun sekarang dilengkapi dengan mesin temple 15 PK. Desain jukung sangat unik dengan bentuk mirip ikan yang di masing-masing sisinya diberi penyeimbang berupa kantih (red; bambu besar). Berbagai pihak berharap ajang lomba perahu layar ini bisa menjadi agenda rutin sebagai media promosi wisata bahari.

“Kegiatan ini merupakan atraksi wisata untuk mempromosikan potensi bahari yang dimiliki Nusa Penida,” tandas Wijaya. Sementara Camat Nusa Penida, I Ketut Sukla sangat berterima kasih dan memberikan atensi besar atas terselenggarakan lomba ini karena bisa mempromosikan destinasi wisata di Nusa Penida secara tidak langsung. Lomba ini juga mampu menyalurkan hobi para pecinta perahu layar dan menyadarkan masyarakat akan potensi bahari yang dimiliki.

Peserta yang berhasil finish terdepan berhak mendapatkan reward Rp 4.000.000. Posisi runnerup akan mendapat Rp 3.000.000 dan Rp 2.000.000 untuk posisi ketiga, sementara peringkat ke-4 sampai 10 diberikan hadiah Rp 500.000 dan  Rp 400.000 bagi peserta yang berada di urutan ke-11 sampai 18. Tak kalah heboh dengan lomba perahu layar, aula tunggu Semaya-one juga digoyang habis oleh artis papan atas Bali, 3G. Acara pun ditutup dengan penyerahan hadiah kepada peserta.

Oleh : Santana Ja Dewa