Warning: Use of undefined constant ‘DISALLOW_FILE_EDIT’ - assumed '‘DISALLOW_FILE_EDIT’' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/npm2017/public_html/wp-config.php on line 36
Nusa Penida Media | Pengelolaan Pantai Crystal Bay, Desa Sakti Ajukan Hak Guna Pakai
 

Pengelolaan Pantai Crystal Bay, Desa Sakti Ajukan Hak Guna Pakai

SAKTI, NUSA PENIDA POST

Pantai Penida atau Crystal Bay menjadi destinasi pertama yang melambungkan Pulau Nusa Penida sebagai tujuan wisata hingga ke mancanegara. Kawasan yang berada di teluk kecil ini memiliki potensi bahari yang luar biasa dengan pesona bawah lautnya dan berhadapan langsung dengan Selat Ceningan. Pemprov Bali selaku pemilik aset di kawasan ini pun berencana melakukan penataan, sejumlah bangunan warung semi permanen yang berdiri di lahan Pemprov Bali dibongkar beberapa waktu lalu.

Pantai Penida atau Crystal Bay menjadi destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida

Kondisi ini praktis berpengaruh besar terhadap masyarakat sekitar yang sebelumnya melakukan usaha di kawasan ini. Menyikapi hal tersebut Desa Pekraman Sakti dan Panitia Pura Penida mengajukan Hak Guna Pakai Tanah Provinsi untuk kegiatan keagamaan termasuk penyediaan akses lokasi bagi pengusaha lokal. Menurut Ketua BPD Desa Sakti, I Wayan Sujana yang dikonfirmasi Selasa siang (28/2) merujuk pada surat tembusan, pihak Pemprov Bali mengabulkan permohonan hak guna pakai untuk kegiatan keagamaan.

“Sesuai dengan usulan dan permohonan Desa Pekraman Sakti dan Panitia Pura Penida tentang permintaan Hak Guna Pakai tanah Propinsi Bali suratnya sudah turun untuk pemanfaatan kegiatan agama dan lain-lain. Astungkara dikabulkan seluas 20 meter dari penyengker pura baik di sisi selatan, timur dan utara. Pemanfaatannya secara bersama baik desa adat dan pura dibawah koordinasi Desa Sakti sendiri,” jelasnya.

Masyarakat juga menggelar rapat Minggu kemarin (27/2) di Pantai Penida dihadiri Perbekel Sakti, Agus Made Alep, kepala dusun, unsur BPD Desa Sakti, bendesa adat, kelihan adat, Babinsa dan masyarakat pemilik usaha di sekitar. Selain membahas persiapan melasti jelang perayaan Nyepi mendatang, rembug juga menindaklanjuti turunnya surat tembusan serta upaya mendorong dan memperjuangkan beberapa area sebagai tempat berusaha bagi masyarakat setempat.

“Rapat membahas persiapan melasti, penataan warung, parkir jukung dan pengelolaan kebersihan pantai. Kita juga sepakat untuk memperjuangkan agar disediakan area khusus untuk masyarakat lokal mencari nafkah. Kita akan undang nanti pihak Biro Aset Provinsi Bali yang difasilitasi Desa Sakti,” papar Sujana.

“Intinya masyarakat sudah siap ditata dan diatur tentang usaha mereka baik warung, jukung dan usaha lainnya. Semoga ada jalan dan diskusi akan berlanjut dengan unsur-unsur terkait terutama pihak Pemprov Bali. Minimal kita diberi ruang memanfaatkan sisi atau pinggir selatan ke timur,” tambahnya.

Reporter: I Gede Sumadi

Editor: I Komang Budiarta