Pembukaan Festival Semarapura, Klungkung Luncurkan Aplikasi Wisata

SEMARAPURA, NUSA PENIDA POST

Festival Semarapura ke-3 tahun 2017 berlangsung meriah dengan berbagai agenda kegiatan yang berlangsung selama 5 hari, mulai 28 April hingga 2 Mei yang dipusatkan di depan Monumen Puputan Klungkung. Festival dibuka langsung oleh Prof. Dr. Ir. I Gede Pitana selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara didampingi Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Raja Klungkung Ida Dalem Semara Putra. Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sekaligus peluncuran aplikasi wisata Klungkung sebagai bentuk promosi secara digital pada Jumat sore (28/4).

Festival Semarapura ke-3 tahun 2017 dimerihkan dengan ratusan penari Rejang Renteng. Photo: Dewa Purnama

Dalam sambutannya Suwirta memaparkan anggaran festival mencapai 1,5 miliar. Ia meyakini Festival Semarapura akan memberi dampak positif untuk perkembangan pariwisata daerah. Klungkung yang merupakan satu-satunya kabupaten di Bali yang memiliki kawasan kepulauan menyimpan potensi besar untuk dikembangkan meski diakui infrastuktur masih menjadi kendala.

“Tahun 2012 pajak hotel dan restoran yang masuk sebesar 700 juta dan di tahun 2016 meningkat menjadi 14 miliar,” terangnya diiringi tepuk tangan masyarakat.

Sementara Gede Pitana menyebut promosi wisata digital bukan lagi pilihan tetapi keharusan. Kecepatan menjadi kunci untuk bisa memenangkan persaiangan.

“Promosi wisata secara digital itu bukan lagi pilihan tetapi sebuah keharusan,” jelasnya.

Tidak hanya menampilkan atraksi budaya, festival juga dikemas dengan pameran UMKM, job fair dan city tour dengan mengundang ASITA Bali. Ratusan penari rejang renteng juga turut memeriahkan festival.

City Tour Semarapura Diikuti Travel Agen, Himpunan Pramuwisata dan Pelaku Online

Pemkab Klungkung terus berbenah untuk menggenjot promosi bidang pariwisata meski diakui masih banyak kekurangan termasuk sarana infrastruktur. Hari pertama Festival Semarapura 2017, Jumat (28/4)  diisi dengan acara City Tour Semarapura. Peserta tour dari Asosiasi Travel Agen Bali, Himpunan Pramuwisata Indonesia, Pelaku Media Online, JCI Semarapura, HIPMI dan awak pers dengan mengunjungi sejumlah destinasi, Tukad Unda, Monumen Puputan Klungkung, Puri Agung Klungkung, Museum Semarajaya dan Kerta Gosa.

Peserta city tour pun sempat melakukan audensi langsung dengan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta jajaran dinas pariwisata di restoran kawasan wisata Tukad Unda. Dalam paparannya Suwirta mengaku melakukan berbagai terobosan untuk mengembangkan pariwisata Klungkung termasuk pembangunan pelabuhan segitiga emas yang menghubungkan Klungkung daratan, Nusa Penida dan Ceningan. Perbaikan infrastruktur pun kini sedang digenjot dengan bantuan dari pemerintah pusat. Ia pun meminta pihak travel agent untuk turut mendukung pengembangan pariwisata Klungkung.

“Kepada Bapak-bapak dan Ibu yang bergerak di travel agen, Klungkung sedang berbenah. Selain di Kota Semarapura kita sedang terus dorong desa wisata. Seperti Kamasan telah mulai ditata parkir dan rumah-rumah penduduknya,” ucap Suwirta.

 

 

Suwirta juga  mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Kepala Desa Pakse Bali. “Saya berterimakasih dengan Pak Perbekel Pakse Bali karena telah melakukan sejumlah inovasi untuk mengembangkan Pariwisata. Padahal Pakse Bali belum termasuk Desa Wisata,” imbuhnya.

Penasehat Asita Bali I Ketut Erna Parta berharap kepada Pemerintah Klungkung agar menata obyek wisata di Klungkung. Menurutnya selain infrastruktur, keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi kunci penting.

“Kami berharap penataan obyek wisata di Klungkung terus dilakukan. Mulai keamanan dan kenyamanan wisatawan agar mereka betah,” harap Ketut.

Reporter: I Gede Sumadi

Editor: I Komang Budiarta