Menyambut Festival, Danlanal Tinjau Pos Angkatan Laut

SUANA, NUSA PENIDA POST

Penyelenggaraan Festival Nusa Penida tinggal menghitung hari, seluruh stakeholder lintas sektoral pun dilibatkan demi kesuksesan acara. Tak terkecuali unsur pengamanan dari TNI AL juga melakukan pengecekan untuk memastikan kesiapaan anggota. Komandan Lanal Denpasar KolonelLaut (S) Julius Widjojono didampingi Palaksadan Pasintel Lanal Denpasar,mengadakan kunjungankerja di Pos Pengamat TNI AL di Desa Suana, Nusa Penida.Pos ini merupakan satu-satunya Pos yang berada di luar Pulau Bali.Kunjungan disambut langsung Camat Nusa Penida, I Ketut Sukla,Kapolsek Kompol I Nyoman Suastika, Danramil, serta Danposal Nusa Penida beserta staf, Selasa (27/05).

Danlanal Denpasar meninjau kesiapan pengamanan peresmian Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida oleh Menteri Kelautan dan Perikanan serta kehadiran Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif pada Festival Nusa Penida yang berlangsung dari tanggal 8 sampai11 Juni 2014.  Posal (Pos TNI AL) diperkuat 8 prajurit terlatihdi bawah komandan Letda Laut (T) Hari Susanto.Pada tinjauannya, Danlanal menyampaikan peran strategis Posal Nusa Penida untuk melakukan pemantauan dan deteksi dini terhadap kapal-kapal yang melintasi ALKI – II.

Danlanal melakukan kunjungan ke Pos Pengamat TNI AL di Desa Suana, Nusa Penida

Danlanal melakukan kunjungan ke Pos Pengamat TNI AL di Desa Suana, Nusa Penida

“Pos pengamat ini berada tepat di pintu gerbang sebelah selatan masuknya alur pelayaran ALKI – II. Wilayah teritorial pengawasan Posal meliputi Pulau Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan yang berada dalam satu wilayah Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung,” ujarnya.

Wilayah perairan yang masuk kawasan segitiga karang duniamenjadi destinasi wisatadiving dansnorkeling.  Area pesisirnya merupakan salah satu daerah penghasil rumput lautterbesar di Indonesia jenis cottoni dan spinossum.  Kehadiran Posal diharapkan mampu menjaga situasi aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan asing.

Pada kesempatan bertatap muka dengan segenap pasukan Posal, Danlanal menyebut bahwa posisi Posal Nusa Penida menjadi sangat penting karena pelintasan laut dari Selatan ke Utara atau sebaliknya pasti melalui wilayah teritorial ini. Ketajaman pengamatan terhadap kemungkinan pelanggaran hukum, penyelundupan narkoba, senjata, perusakan lingkungan dan peyelundupan sapi harus dilakukan oleh setiap personel.

“Kesiapan pengamatan untuk pengenalan terhadap ciri pelaku pelanggaran teritorial laut, termasuk masuknya kapal asing harus dikuasai oleh setiap personel.Disisi lain, hubungan baik, sinergis dengan masyarakat, instansi setempat baik sipil maupun kepolisian harus terus terjalin. Profesionalitas, inovatif, kreatif patut terus dikembangkan selaku prajurit matralaut, sehingga tatanan keamanan akan makin menyeluruh dalam arti sesungguhnya,” terangnya.

Reporter : Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi