Menikmati Hangatnya Pancuran Air Panas Banjar

BANJAR, NUSA PENIDA POST

Bali utara memiliki destinasi wisata lengkap mulai dari laut, hutan, air terjun, alam, budaya, danau termasuk mata air panas. Lovina menjadi titik sentral perkembangan wisata dengan tumbuhnya berbagai akomodasi. Situasinya pun praktis tidak semacet di kawasan wisata Bali Selatan. Selain Lovina yang terkenal dengan kawasan pantai dan wisata lumba-lumbanya, wisatawan juga memiliki berbagai pilihan destinasi terdekat termasuk merasakan hangatnya pancuran air panas alami yang dipercaya bisa mengobati sejumlah penyakit kulit.

Pengunjung menikmati pnacuran Air Panas Banjar di kolam ketiga

Pengunjung menikmati pnacuran Air Panas Banjar di kolam ketiga

Secara administratif, Mata Air Panas Banjar berada di Desa Banjar, Kecamatan Banjar yang berada 19 kilometer dari pusat Kota Kabupaten Buleleng dengan waktu tempuh hampir 30 menit. Jika dihitung dari Bandara Internasional Ngurah Rai Tuban jaraknya sekitar 90 kilometer yang menghabiskan waktu tempuh selama 3 jam perjalanan. Di sepanjang rute pun wisatawan bisa melihat langsung perkebunan anggur. Untuk masuk ke areal kolam pemandian, pengunjung melewati jembatan kecil di atas sungai. Berbagai fasilitas pun tersedia lengkap mulai dari loker penitipan barang, kamar mandi atau ruang ganti, restoran hingga jasa spa dan terapi. Menurut salah satu petugas jaga air kolam akan dikuras setiap sore dan bisa dipastikan airnya selalu baru setiap hari.

“Kolamnya kita kuras setiap sore, dibuka saluran pembuangannya dan diisi kembali jadi besoknya kolam terisi dengan air baru. Biasanya ramai pas hari libur terutama Sabtu – Minggu,” tuturnya (10/9).

Air Panas Banjar memiliki tiga kolam utama sementara sumber utamanya berada di bagian hulu dekat dengan pura setempat. Pemandian di tingkatan pertama memiliki delapan pancuran dengan kedalaman rata-rata 1 meter. Kolam ini tidak terlalu luas hanya lebar 1,5 meter dan panjang 12 meter. Kolam kedua merupakan yang terbesar dan tepat berada di bawah kolam pertama dengan lebar 10 meter dan panjang 12 meter. Kedalamannya pun bervariasi dari 1 hingga 2 meter dan menjadi lokasi berenang terbaik. Sementara pancuran ketiga berada di sisi barat dekat jembatan dan memiliki tinggi pancuran hampir 3 meter. Deras dan kerasnya pancuran air dimanfaatkan pengunjung untuk memijat punggung dan bahu. Selainnya hangatnya berendam di air panas, pengunjung bisa merasakan sensasi rilek spa di bibir kolam.

Reporter: I Gede Sumadi

Editor: I Komang Budiarta