Mengubah  Prilaku Aparatur Bermental Priyayi.

JUNGUT BATU, NUSA PENIDA POST

Fenomena buruknya kinerja sejumlah aparatur negara setidaknya menjadi ancaman terhadap rendahnya tingkat pelayanan masyarakat. Dalam berbagai kesempatan, warga sering dibuat gerah dengan ulah oknum abdi negara yang berlagak, bukannya melayani tetapi justru memamerkan mental priyayi. Dilematis memang, ujung tombak pelayan birokrasi terkadang minta dilayani padahal mereka digaji dari keringat rakyat. Minimnya tingkat pengawasan dan mental yang buruk disinyalir menjadi penyebab merosotnya kinerja aparatur sipil ini.

Pemkab Klungkung ynag berkomitmen untuk menciptakan aparatur yang bersih dan handal telah melakukan langkah-langkah dengan menurunkan tim sidak ke sejumlah instansi. Hasilnya, dalam beberapa kali sidak, banyak pegawai baik tenaga kontrak dan PNS kedapatan ngeloyor saat jam kerja. Sabtu, (28/3) GDN Kabupaten Klungkung kembali melakukan sidak di Lembongan dibawah pimpinan Asisiten II Setda Klungkung, Ketut Suayadnya didampingi Kepala BKD I Komang Susana.

GDN dan BKD Klungkung melakukan sidak di wilayah Lembongan dan Jungut Batu

GDN dan BKD Klungkung melakukan sidak di wilayah Lembongan dan Jungut Batu

Menurut, Ketut Suayadnya, sidak dimaksud bukan mencari kesalahan pegawai melainkan melihat kondisi riil di lapangan pada setiap instansi dan memperbaiki kekurangan menuju kearah yang lebih baik. Sidak yang terbagi dalam dua tim langsung meluncur ke sejumlah instansi sasaran. Satu tim dipimpim oleh Kepala BKD Klungkung dengan sasaran SMPN 4 Nusa Penida, SDN 1 Jungutbatu, SDN 1 Lembongan, Puskesmas Nusa Penida 2 di Jungut Batu dan Pasar Jungut Batu. Sementara tim lainnya dipimpin langsung oleh Asisten II Ketut Suayadnya menyasar SDN 2 Lembongan, SDN3 Lembongan dan SDN 3 Jungut Batu. Pengawasan dilakukan menyasar budaya kerja, tertib kehadiran baik guru maupun murid, cara berpakain, serta informasi tentang BPJS Ketenagakerjaan.

“Sebagai pelayan publik, disiplin menjadi sebuah keharusan, bagi aparatur baik disiplin waktu maupun kerja. Dengan disiplin dapat membentuk aparatur yang bertanggungjawab terhadap tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi seperti yang diamanatkan dalam perundang-undangan yang berlaku. Apapun hasilnya nanti dilaporkan sebagai bahan evaluasi untuk tindakan berikutnya dan sidak akan terus dilakukan untuk memotret kondisi nyata di lapangan,” tegasnya.

“Displin agar dilakukan mulai dari diri sendiri sebelum memberikan contoh kepada yang lain dan anak didik” kata Ketut Suayadnya usai sidak di salah satu SD di wilayah Lembongan.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi