Mengenal Lebih Dekat Manfaat Jus Jepun

CENINGAN, NUSA PENIDA POST

Ada hal unik atau mungkin tak biasa ketika tim Nusa Penida Post melakukan kunjungan ke Nusa Ceningan, Desa Lembongan dan bertemu Mangku Mirah, salah satu penggiat pertanian organik (1/12). Sebagian dari kita mungkin sudah terlalu familiar dengan jus apokat, jus semangka, jus jeruk, dan aneka jus yang lain tetapi pernahkah anda mencoba jus jepun (red; bunga kamboja)? Dari namanya saja ‘jus jepun’, kita mungkin dibuat geleng-geleng, bagaimana bisa bunga jepun diolah menjadi jus?

Ide kreatif pengolahan bunga jepun menjadi jus muncul dari pemikiran Mangku Mirah yang memang getol menyuarakan pola hidup back to nature. Sebelumnya, ia telah berhasil membuat biogas secara mandiri dan mengkonversi air laut menjadi air tawar yang siap minum. Ketika ditelisik lebih dalam tentang ide pembuatan jus bunga ini, Mangku Mirah dengan santai menuturkan bahwa semua berawal dari pembuatan tirta (red; air suci) yang sering ia lakukan sebagai pemangku dengan memakai air dan bunga kamboja untuk memercikkan tirta.

“Sederhana saja, Saya tidak ingin ruwet-ruwet. Dasar pemikirannya begini, tirta saja pakai bunga jadi pasti ada banyak manfaatnya. Saya juga penasaran kalau tidak ada manfaatnya kan tidak mungkin dari jaman dahulu bunga kamboja dipakai campuran tirta,” tuturnya.

Jus jepun yang kaya manfaat

Jus jepun yang kaya manfaat

Secara ilmiah, bunga kamboja yang masuk marga plumeria memang mengandung sejumlah senyawa aktif seperti alkaloid, steroid, tanin, flavonoid dan saponin, sedang kandungan steroid lebih dominan pada bagian bunga. Masyarakat Bali telah banyak memanfaatkan jepun untuk tanaman hias dan pelengkap upacara keagamaan yang diyakini memiliki kekuatan penerang jiwa.

Namun, jepun juga memiliki manfaat lain yang belum banyak diketahui orang. Getah kamboja memiliki sifat antibiotik dan bersifat racun serta bisa mematikan kuman asalkan digunakan dengan dosis tepat. Pada beberapa kesempatan, tetes getah dipakai obat pereda sakit gigi. Selain getah, daun bunga kamboja bisa dimanfaatkan sebagai obat bisul dengan memanaskan daun muda dan menempelkan pada bisul. Bunga kamboja berkhasiat meredakan demam, menghentikan batuk, melancarkan keluarnya air seni, menghentikan mencret karena disentri, mencegah pingsan karena hawa panas dan menyembuhkan sembelit serta baik untuk program diet.

“Jus jepun ini cocok untuk orang yang sedang diet karena kandungan senyawa tertentu yang membuat kita merasa kenyang dalam waktu lama, jadi konsumsi nasi berkurang. Bunganya memang bisa dimakan langsung tapi kalau dibuat jus penyerapan oleh tubuh jauh lebih mudah,” imbuh Mangku sambil menikmakti jusnya.

Mangku Mirah pun menambahkan, setelah ditelusuri bunga kamboja memiliki banyak manfaat. Hal ini membuatnya lebih yakin untuk berkreasi dan menjadikan jus jepun sebagai menu andalan di Rompok Lebaoh, sebagai warung makan organik. Selain jus jepun, Rompok Lebaoh juga menyediakan beberapa varian jus lainnya seperti jus bunga teleng, jus bayam dan jus sawi termasuk wine dari bahan dasar juwet. Semua bahan-bahan ini ditanam secara organik di sekitar pekarangan rumahnya.

“Semua bunga-bungaan, sawi, bayam dan sayur-sayuran yang lain, Saya tanam secara organik di areal pekarangan rumah. Sehingga Saya berani jamin keorganikannya dan dipastikan baik untuk kesehatan,” tandasnya.

Reporter: I Komang Budiarta

Editor: I Gede Sumadi