Menembus Batas, Kolaborasi EED dan SID Getarkan Undiksha

SINGARAJA, NUSA PENIDA POST

English Education Department atau lebih dikenal EED merupakan jurusan terfavorit dan menjadi cikal bakal berdirinya Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja (Undiksha). Hampir setengah abad EED terus berkarya dan menancapkan eksistensi dibidang pendidikan. Bahkan di hari jadinya yang ke-43, jurusan yang dikomandoi Made Hery Santosa ini sudah sanggup menggetarkan induk semangnya. Tidak hanya dalam selebrasi perayaan hari jadi, berbagai jalinan kerjasama dengan berbagai lembaga dan organisasi bergengsi di level nasional dan internasional sudah terakomodasi.

Tepat Minggu, (26/4) lalu, EED mencatat rekor sejarah baru pada peringatan ulang tahun jurusan lewat acara ‘Social Gathering’. Ajang ini menjadi bukti nyata dari kesan adem ayem sejumlah prodi yang ada di Undiksha. Ada berbagai agenda istimewa tersaji dalam upaya panjang menuju puncak. Sportday mengawali pembukaan Soc-Gath 2015 digelar lewat aktivitas jalan santai dari Kampus Tengah Undiksha menuju eks Pelabuhan Buleleng dirangkai aksi pemungutan sampah plastis. Sementara kegiatan Educatinal Workshop telah berlangsung dua hari sebelum pembukaan yang mengundang narasumber Handoyo Puji Widodo, Dip.Appl Ling.,M.A.

SID tampil pada malam puncak ulang tahun Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha, Minggu malam (6/4)

SID tampil pada malam puncak ulang tahun Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha, Minggu malam (26/4)

Sementara lomba Peotry Reading Contest se-Bali juga diselenggarakan secara bersamaan dengan acara Bake Sale yang menguji jiwa enterpreneur mahasiswa ditambah program Ganesha English Competition (Geco) II yang bertepatan dengan lahirnya R.A. Kartini. Potluck Party juga menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh oleh seluruh mahasiswa EED yang menjadi malam penghargaan kepada dosen dan mahasiswa yang berprestasi pada bidangnya.

Kegiatan yang diketuai oleh Ngurah Agung Riski Restuaji juga menyelenggarakan acara berbagi sesama di Panti Asuhan Destawan sebagai bentuk real implemetasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian pada Masyarakat. Tidak kalah menarik English Debating Competition (EDC) juga berlangsung sengit di kampus yang terkenal dengan seribu jendela yang mempertemukan siswa-siswi SMA terbaik se-Bali.

Social Evening adalah puncak dari seluruh kegiatan serangkaian Soc-Gath 2015,” ucap Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, I Made Hery Santosa Ph.D yang didaulat memberi sambutan. Malam gelar seni dengan branding Social Evening kali ini sangat berbeda dari malam gelar seni pada Soc-Gath sebelumnya. Meriah, heboh, bergetar, menggelegar, nampaknya kata yang cocok untuk menggambarkan acara penutuan ini. Pembukaan ditandi dengan penyalaan obor oleh Ketua Jurusan yang didampingi dosen dan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.

Diawali dengan performace dari masing-masing semester, 2, 4, 6, dan 8. Fashion show juga menyemarakkan Social Evening kali ini. Busana anggun yang dikenakan para model didesain mahasiswa EED. Berikutnya giliran penampilan dari beberapa band yang meraih juara pada lomba Souncoustic sebelumnya beserta UKM musik Undiksha.

Pukul 22.15 Wita, band pemungkas yang ditunggu pun tiba, penampilan guest star, Superman Is Dead. Band penomenal langsung menggebrak dengan lagu-lagu semangat, semua penonton heboh mengikuti alunan lagu. Perfomance-nya benar-benar mengubah lapangan Kampus Tengah menjadi lautan manusia. Dari hasil pantauan belasan lagu dimainkan mulai Saint of My Life, Jadilah Legenda, Lady Rose, dan Kuat Kita Bersinar menjadi lagu yang paling banyak mengundang kehebohan penonton. Sambil diselingi dengan pesan yang sangat idealis, ‘Tolak Reklamasi’.

“Sepertinya malam ini UNDIKSHA akan digetarkan oleh SID,” begitu jawaban salah satu penonton yang sekaligus panitia dalam acara tersebut, Gusti Putra Aryana ketika ditanya komentarnya terhadap acara tersebut.

Ditemui seusai memberikan sambutan, Ketua jurusan yang diwawancarai berharap acara Social Evening kali ini dapat berjalan lancar, tertib, dan aman hingga akhir acara. Sementara Ketua Panitia dalam sambutannya mengatakan gebrakan acara kali ini menjadi terobosan untuk menegaskan eksistensi EED. Gung juga menegaskan acara seperti ini bukanlah prestige, namun sebuah kerja keras, terobosan dan perubahan untuk kedepannya.

Kegiatan Social Evening kali ini merupakan sebuah terobosan yang mampu mengangkat eksistensi Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris,” tandasnya kepada tim peliput.

“Kedepannya, acara seperti ini memberikan warna perubahan dan segala pihak yang terlibat itu bisa terus berusaha untuk berubah menjadi lebik baik dan menciptakan hal-hal yang sifatnya inovatif,” ucap Made Hery Santosa.

Reporter: I Wayan Sumerta Winaya Asnadi & I Nyoman meta

Editor: I Gede Sumadi