Warning: Use of undefined constant DISALLOW_FILE_EDIT - assumed 'DISALLOW_FILE_EDIT' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/npm2017/public_html/wp-config.php on line 36
Nusa Penida Media | Menanti ‘Landmark’ Baru di Puncak Tertinggi
 

Menanti ‘Landmark’ Baru di Puncak Tertinggi

NUSA PENIDA, NUSA PENIDA POST

Secara perlahan arah pembangunan berbagai sektor mulai terlihat ada sedikit gambaran meski masih agak samar. Nusa Penida semakin bersolek dan memamerkan segala potensi sehingga kini dinobatkan sebagai destinasi wisata baru dunia dengan tingkat kunjungan rata-rata di atas 300.000 wisatawan per tahun. Babak baru pariwisata setidaknya menjadi tonggak perbaikan dengan sejumput harapan setelah sekian lama terabaikan.

Berbagai ide pembangunan pun mengalir, sebut saja pembangunan kincir angin meski berakhir angin-anginan. Demikian juga pembangunan rumah sakit pratama yang entah nyata atau tidak, masih tanda tanya. Sambungan listrik kabel bawah laut yang belum juga memberi nyala terang. Sederet mega proyek dan perencanaan sudah dan sedang dilaksanakan guna menggenjot potensi agar tergarap maksimal. Pembangunan jalan lingkar pun sedang dalam tahap pengkajian berikut yang terhangat adalah pembangunan ‘landmark’ di titik tertinggi, tepatnya di areal Pura Puncak Mundi, Desa Klumpu. Kawasan ini merupakan puncak tertinggi yang berada 521 meter di atas permukaan laut.

Pemandangan dari kawasan Puncak Mundi, tepatnya di Banjar Rata, Desa Klumpu

Pemandangan dari kawasan Puncak Mundi, tepatnya di Banjar Rata, Desa Klumpu

Dalam beberapa kesempatan pada pertemuan dengan pengurus FKMNP, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sempat berseloroh dan menyampaikan idenya. Satu dari sekian ide sudah ada yang dilaksanakan yakni, penanaman bunga kembang kertas. Menurutnya, keberadaan landmark tersebut bisa menjadi daya tarik wisata.

“Saya ingin sekali membuat semacam ikon di Nusa Penida, entah itu tulisan besar ‘Nusa Penida Island’ agar bisa terlihat dari laut dan udara. Ide lain mungkin membangun patung besar di atas bukit,” terangnya.

Tidak hanya menjadi destinasi wisata bahari tingkat dunia, masyarakat lokal terutama dari Bali daratan menjadikan Nusa Penida sebagai tujuan tirtayatra sekaligus berwisata. Setiap akhir pekan dipastikan ratusan warga menyeberang untuk berwisata. Menanggapi ide dari bupati, Pemkab Klungkung berencana membangun patung besar di Puncak Mundi, Desa Klumpu. Dari titik ini hampir semua landscape wilayah terlihat jelas dengan semua kontur geografisnya termasuk kelokan garis pantai, kecuali sisi selatan titik tertinggi kedua, yakni, Pura Tunjuk Pusuh yang berlokasi di Desa Tanglad.

Perdebatan ringan pun mengemuka terkait patung atau simbol apa yang akan dibangun. Ada usulan untuk mendirikan patung ganesha dalam ukuran jumbo. Ide lain pembangunan patung tokoh legenda Dalem Dukut atau Ki Dukuh Jumpungan. Namun lagi-lagi pada tataran konsep, tidak ada gambaran yang cukup seperti apa wajah dari tokoh dimaksud. Camat, I Ketut Sukla mengatakan bahwa semua ide ditampung dan masih pada tahap kajian.

“Jenis patung yang akan dibangun masih tahap kajian, apakah symbol dewa atau tokoh sejarah yang melegenda atau yang berkaitan dengan karakteristik Nusa Penida sendiri. Patung tersebut dibuat guna menjadi ikon Nusa Penida yang mampu menambah daya tarik kawasan wisata spiritual dan bahari,” ujar Sukla, Rabu (13/1).

“Mengenai tempat yang akan dibuat patung sudah ada. Namun kawasan sekitarnya perlu adanya penataan,” imbuhnya.

Sementara Bupati Klungkung membenarkan ide pembuatan patung di titik tertinggi di Nusa Penida. diharapkan patung tersebut bisa menjadi ikon wisata.

“Entah patung apa yang akan dibuat. Gagasan pembuatan patung ini adalah salah satu ide pembangunan Klungkung,” ujarnya.

Reporter : Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi & I Komang Budiarta