Warning: Use of undefined constant DISALLOW_FILE_EDIT - assumed 'DISALLOW_FILE_EDIT' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/npm2017/public_html/wp-config.php on line 36
Nusa Penida Media | Memuaskan, Panen Perdana Uji Coba Penanaman Padi Gogo
 

Memuaskan, Panen Perdana Uji Coba Penanaman Padi Gogo

BATUMADEG, NUSA PENIDA POST

Secara geografis wilayah kepulauan yang berada di selatan Bali daratan ini masuk kategori daerah gersang dengan curah hujan yang minim. Kuntur wilayah berbukit dan lekukan lembah membuat sistem pertanian dengan sistem irigasi seperti di wilayah lain nyaris tidak ada. Ditambah tidak ada adanya sumber air permanen untuk pengairan, alhasil pola pertanian hanya mengandalkan tadah hujan. Meski begitu, masyarakat lokal dengan berbagai kearifan yang ada berhasil belajar dari alam. Sebelum era 1990-an, padi tumbuh subur di kebun warga yang didominasi pada gaga (red; padi gogo). Besarnya pengaruh iklim global memaksa masyarakat untuk memilih alternatif tanaman lain sebagai produksi pertanian.

Hamparan padi di lahan uji coba penanaman padi gogo di Desa Batumadeg

Hamparan padi di lahan uji coba penanaman padi gogo di Desa Batumadeg

Tidak hanya bernostalgia, penanaman padi gogo kembali dihidupkan lewat uji coba di sejumlah wilayah sekaligus utntuk menjawab krisis pangan yang kerap melanda. Ada dua wilayah utama yang dijadikan pilot project yakni Desa Batukandik dan Desa Batumadeg. Hamparan tanaman padi ini setidaknya menjadi bukti dan menjawab keraguan sejumlah pihak bahwa lahan di Nusa Penida tidak bisa ditanami padi. Penanaman yang dilakukan sekitar pertengahan Desember 2015 lalu sudah bisa dipanen. Panen perdana dilakukan langsung oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Kadistanhutbun, I Wayan Durma, Camat Gusti Agung Gede Putra Mahajaya serta Kelompok Tani  Sloka Karya Desa Batumadeg, Minggu (3/4).

“Awal penanaman penyuluhan serta pedampingan terus dilakukan terhadap kelompok petani. Jika tahun depan curah hujan bagus, kita optimis hasilnya makin banyak,”ujar A.A Ngurah Bagus Kamandalu selaku Kepala Balai Pengembangan Teknologi Pertanian Bali yang turut hadir pada sesi panen perdana.

Meski tidak sesuai dengan target awal dimana setiap satu hektar lahan diharapkan mampu menghasilkan 4 ton gabah namun Bupati Klungkung,I Nyoman Suwirta mengaku puas pasalnya curah hujan tidak bersahabat. Setidaknya hasil kalkulasi sementara, total gabah yang dihasilkan per hektar lahan mencapai 3, 5 ton. Proyek percontohan ini setidaknya memberi optimisme bahwa penanaman padi gogo bisa meningkatkanketahanan pangan.

“Potensi Nusa Penida terus dikembangkan sesuai dengan karakter seperti buah naga dan jambu mente. Setelah melihat saat bedah desa di Ped, ternyata serginitas simantri pupuk kandang yang dihasilkan digunakan memupuk buah naga. Hasilnya sangat menjanjikan,” terang Suwirta

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi