Maling Sasar Bagasi Motor, Dompet dan Surat Berharga Raib

DENPASAR, NUSA PENIDA POST

Pelaku kriminal sepertinya semakin berani dalam beraksi meski di tengah keramaian sekalipun. Ramainya warga yang melakukan ritual banyu pinaruh, sehari pasca perayaan Hari Raya Saraswati di kawasan Pantai Sindu, Sanur justru dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab dengan mencongkel bagasi sepeda motor pengunjung. Akibatnya barang pengunjung pun raib digondol maling termasuk kartu ATM, uang tunai dan smartphone.

Ilustrasi. Bagasi pengunjung di kawasan Pantai Sindu dicongkel maling, akibatnya dompet dan barang berharga raib dicuri

Ilustrasi. Bagasi pengunjung di kawasan Pantai Sindu dicongkel maling, akibatnya dompet dan barang berharga raib dicuri

Informasi di lapangan menyebutkan korban pencurian atas nama Dewa Ayu Embas Saraswati, warga Desa Batungungul, Nusa Penida yang datang bersama temannya I Komang Satya Harihara asal Celuk, Sukawawati, Gianyar untuk melaksanakan banyu pinaruh. Awalnya korban masuk ke areal parkir pada Minggu pagi (26/6) sekitar pukul 06.00 Wita. Tanpa curiga, korban menaruh barang bawaan di dalam bagasi motor dengan nopol DK 8213 LV dan langsung menuju pantai untuk berenang.

Begitu selesai kegiatan, korban pun kaget mendapati barang-barang di bagasi raib termasuk dompet dan surat-surat lainnya meski bagasi ditinggalkan dalam keadaan terkunci. Korban yang panik langsung menuju pos pecalang namun disarankan untuk melapor ke Polsek Denpsar Selatan yang ada di By Pass Ngurah Rai Sanur, Denpasar. Pihak kepolisian pun menyarankan korban melakukan pemblokirankartu di bank agar tidak dipake pelaku.

“Sempat panik dan binggung, situasi ramai begini kok bisanya mencuri. Kami berdua melaporkan kejadian ini pihak polisi. Polisi menyarankan ATM segera diblokir agar tidak digesek. Kami hanya diminta menunggu kelanjutannya,” ujar Dewa Ayu Embas Saraswati dengan nada kecewa.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi