Luar Biasa, Warga Selamatkan Penyu Terdampar

PED, NUSA PENIDA POST

Seekor penyu ditemukan terdampar di Pantai Banjar Bodong, Desa Ped, Senin malam (7/3) sekitar pukul 24.00 Wita oleh I Made Nartawan. Penyu yang diduga hendak bertelur tersebut ditemukan dalam posisi terbalik. Nartawan yang pertama kali menemukan hewan langka ini langsung melakukan evakuasi. Langkah ini patut diapresiasi, mengingat jika menemukan penyu, warga biasanya menjual atau menyembelihnya. Pasca penemuan, Nartawan langsung melaporkan ke pihak UPT KKP Nusa Penida.

Penyu yang ditemukan warga di kawasan Pantai Banjar Bodong dilepas liarkan kembali

Penyu yang ditemukan warga di kawasan Pantai Banjar Bodong dilepas liarkan kembali

“Kebetulan rumah saya dekat bibir pantai, melihat keanehan malam hari, saya langsung mendekati ternyata penyu terdampar. Kemungkinan besar penyu tersebut mau bertelur, akibat pasir miring penyu malang tersebut terbalik,” tutur Nartawan.

Informasi yang beredar, sejumlah kawasan pantai di sisi utara dulunya menjadi area bertelur penyu berbagai jenis, namun pesatnya perkembangan aktivitas warga sejak berkembangnya rumput laut membuat penyu mencari lokasi lain. Berdasarkan Undang-undang RI No. 50 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, penyu termasuk hewan langka yang dilindungi.

Menurut Kepala UPT. Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida, I Nyoman Karyawan mengetahui laporan warga langsung meninjau memastikan kondisi penyu. Karyawan mengaku senang dengan tingginya tingkat kesadaran masyarakat. Ia mengapresiasi kesadaran warga untuk turut menjaga biota laut tetap lestari.

“Sungguh membuat hati bahagia pada rahina tawur kesanga ini kesadaran masyarakat Nusa Penida akan kelestarian lingkungan dan biota laut semakin meningkat,” terangnya.

Selasa, (8/3) penyu berbobot 120 kilogram akhirnya kembali dilepaskan setelah dilakukan pengecekan termasuk pemberian banten sederhana. Diketahui panjang penyu menyentuh angka 135 cm dengan lebar 65 cm. Pelepasan didampingi langsung pihak UPT. KKP Nusa Penida beserta Kapolsek, Kompol I Gede Arianta dan warga sekitar.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi