Warning: Use of undefined constant ‘DISALLOW_FILE_EDIT’ - assumed '‘DISALLOW_FILE_EDIT’' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/npm2017/public_html/wp-config.php on line 36
Nusa Penida Media | Kelebihan Minyak Virgin Coconut Oil Nusa Penida
 

Kelebihan Minyak Virgin Coconut Oil Nusa Penida

Nusa Penida, Nusa Penida Post

Nusa Penida sebagai telur emas semakin dikenal. Selain itu, Nusa Penida dikenal sebagai gudangnya obat-obatan. Salah satu bahan pengobatan yang yakni minyak telur emas virgin coconut oil (VCO) atau dikenal dengan minyak kelapa murni.

Walaupun tidak terlalu subur karena tanah berkapur, ternyata malah memberikan keunggulan karenan situasi yang sangat ekstrim. Situasi alam seperti ini memaksa tumbuhan untuk bisa hidup mempertahankan dirinya dengan menghasilkan senyawa metabolit sekunder.

Senyawa inilah yang sering dimanfaatkan para ahli untuk bahan pengobatan. Semakin ekstrim keadaan lingkungan, maka tumbuhan akan semakin banyak menghasilkan bahan aktif. Oleh karena itu, tanaman apapun yang ada Nusa Penida kebanyakan mengandung bahan-bahan aktif, demikian juga tumbuhan lautnya.

Minyak Virgin Coconut Oil Nusa Penida

Minyak Virgin Coconut Oil Nusa Penida

Nusa Penida memiliki banyak lahan kelapa karena hampir dimiliki oleh warga. Kelapa sebenarnya dikenal dengan the tree of life atau pohon kehidupan. Istilah ini muncul karena bagian tubuh kelapa dari bawah (akar) sampai ke bagian atas semuanya dapat dimanfaatkan. Salah satu yang menjadi produk unggulan kelapa yang sekarang sedang dicari-cari adalah minyak kelapa murni atau VCO.
Minyak ini sangat berbeda dengan minyak kelapa biasa dan harganya juga memiliki daya tawar yang tinggi. Sehingga jika ini dapat dikembangkan di Nusa Penida, maka petani dapat meningkatkan sekaligus menikmati khasiat minyak ini. Produk VCO bernilai ekonomi tinggi karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan juga perawatan kecantikan, sehingga nantinya dapat dipasarkan di daerah tujuan wisata dan spa.

VCO mengandung 92% asam lemak rantai sedang seperti asam laurat yang dapat langsung diserap melalui dinding usus, proses ini lebih cepat karena tanpa melalui proses hidrolisis dan enzimatik.Selanjutnya langsung dipasok masuk kedalam aliran darah dan langsung dibawa kedalam organ hati untuk dimetabolisir. Di dalam hati VCO diproses menjadi energi saja, bukan kolesterol dan timbunan lemak, energi tersebut digunakan untuk meningkatkan fungsi semua kelenjar endoktrin, organ dan jaringan tubuh.

VCO dapat dimanfaatkan sebagai antimikroba, sistem kekebalan tubuh, kolesterol baik, antibiotik super, untuk ibu hamil dan menyusui, menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, osteoporosis, diabetes mellitus (kencing manis), liver, kanker,

membantu menurunkan berat badan, menambah stamina, memelihara kesehatan kulit, obat jerawat, dan memelihara kesehatan rambut. VCO sebelum dipasarkan harus memiliki parameter-parameter standar seperti massa jenis, kandungan air, bilangan asam lemak bebas, bilangan peroksida, dan persentase kandungan asam lemak jenuh dan tak jenuhnya.

Proses pembuatan VCO dapat dilakukan cara kering, cara basah dan cara ekstraksi pelarut. Pembuatan VCO cara basah dengan metode mekanik atau pengadukan dapat dilakukan secara sederhana dan tanpa penambahan zat lain.

Ketiga metode tersebut dapat dibagi lagi menjadi berbagai macam, yaitu metode fresh dry and wet milling, metode fresh dry and desiccated, metode fresh dry and grated nut, metode low pressure extraction, metode fermentation, dan metode centrifuge. Teknik basah atau pengendapan telah banyak dilakukan oleh kelompok tani, karena tahapannya yang sangat sederhana.

VCO dibuat dari daging kelapa tua yang dihancurkan kemudian diambil santannya. Santan merupakan suatu emulsi minyak dalam air dan protein (berupa lipoprotein) yang terdapat di dalam santan berfungsi sebagai pengemulsi. Salah satu penyebab hilangnya stabilitas protein adalah adanya pengadukan, pemanasan atau aktivitas mikroba. Hal ini berarti bahwa protein mengalami denaturasi sehingga kelarutannya berkurang.

Lapisan molekul protein bagian dalam yang bersifat hidrofob berbalik ke luar, sedangkan bagian luar yang bersifat hidrofil terlipat ke dalam. Hal ini menyebabkan protein mengalami koagulasi dan akhirnya akan mengalami pengendapan, sehingga lapisan minyak dan air dapat terpisah. Oleh karena itu, pembuatan VCO tidak menggunakan suhu yang panas. Produk ekonomis ini perlu dikembangkan menjadi suatu usaha baru dengan mengembangkan jiwa wirausaha kelompok tani. Pengembangan ini akan mendukung terwujudnya ekonomi kerakyatan.

Kegiatan wirausaha pembuatan minyak ini telah dipelopori oleh salah satu Pemuda Nusa Penida, namun dilakukan di daerah Tabanan berkat akses pembinaan yang telah diperoleh. Kepeloporan yang dilakukan oleh I Wayan Karta S.Pd, M.Si (27 th), akhirnya mengantarkannya menjadi Juara 1 Pemuda Pelopor bidang Kewirausahaan Provinsi Bali.

Dua puluh orang petani telah dibina sampai akhirnya memperoleh dukungan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dengan pemberian ijin PIRT atas produk petani yang dilabel dengan nama Virginia BaliCocos. Sampai sekarang produk-produk kelompok tani ini telah banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan kesehatan dan kosmetik, dan telah dipasarkan tidak hanya di Bali tetapi sampai ke NTT, NTB, dan Lampung.

Kegiatan ini tentu menginspirasi kita untuk membangun kelompok tani kita di Nusa Penida, dan jika diberikan kesempatan ingin ikut membangun Nusa Penida dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan.

Kelapa di Nusa Penida tentu memiliki kualitas yang lebih baik, karena keadaan lingkungan alamnya. Keadaan iklim yang kering akan mengurangi kadar air yang terkandung dalam kelapa Nusa Penida dan tentunya akan mengandung bahan aktif kimia lainnya. Begitu besar manfaat VCO tentu akan menjadi produk kreatif Nusa Penida sebagai oleh-oleh yang nantinya berguna untuk kesehatan.

Potensi minyak kelapa murni inilah yang akan membawa telur emas dapat mensejahterakan masyarakat Nusa Penida. Pengembangan wirausaha ini tentu sangat kita harapkan dapat dikembangkan di Nusa Penida, yang tentunya akan meningkatkan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Begitu banyak khasiat VCO tentu akan semakin meningkatkan julukan gudang obat di Nusa Penida, inilah yang akan kita kenal sebagai minyak ‘Virginnya Telur Emas Pulau Nusa Penida’.

Reporter        : I  Wayan Sukadana
Narasumber : I Wayan Karta, S.Pd, M.Si
Editor : I Gede Sumadi