Kebut-kebutan, Siswa SMP Patah Gigi

BATUNUNGGUL, NUSA PENIDA POST

Prilaku tidak disiplin pengendara kembali menimbulkan tabrakan. Kamis siang (30/4) sekitar pukul 12.35 Wita tepat ketika waktu pulang sekolah, tabrakan terjadi antara pengendara sepeda motor scopy dan shogun yang sama-sama masih duduk di bangku SMP. Informasi dari warga sekitar TKP yang berada persis di depan UD. NP Wahyu menyebutkan puluhan siswa yang baru pulang sekolah terlihat kebut-kebutan dan saling ejek. Pengendara ingusan yang semestinya belum layak mengendarai sepeda motor ini bergaya bak pembalap.

Sesai care to ngebut duang, nyeh awak, (red; sudah sering mereka seperti itu (kebut-kebutan) kami sangat khawatir),” ujar warga di TKP.

Bagian depan sepeda motor ringsek akibat tabrakan yang terjadi, Kamis, (30/4)

Bagian depan sepeda motor ringsek akibat tabrakan yang terjadi, Kamis, (30/4)

Kejadian berawal ketika pengendara motor Scopy DK 8031 MQ melaju cepat dan menyalip pengendara lain namun dari arah berlawanan melaju juga sepeda motor yang dikendarai oleh I Made Sinta asal Batumulapan, Desa Batungunungggul. Tabrakan pun tidak bisa dihindarkan, bagian depan sepeda motor yang dikendarai Kadek Rian Suksma Dewa asal Banjar Semaya, Desa Suana ringsek akibat kerasnya benturan. Selain rusaknya sepeda motor, Kadek Rian juga mengalami luka lecet dan patah gigi. Sementara pengendara shogun dalam keadaan baik meski sedikit trauma.

Oleh warga sekitar, korban dilarikan ke Puskesmas I Nusa Penida. Keterangan dokter jaga dr. Komang Opik Mahendara, korban Kadek Rian Suksma Dewa mengalami sejumlah luka lecet dan patah gigi. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pasien akhirnya dirujuk ke RSUD Klungkung untuk penangan lebih lanjut.

Reporter: Santan Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi