Hunian Meningkat, Keberadaan Tourist Information Center Masih Minim

NUSA PENIDA, NUSA PENIDA POST

Pemerintah Kabupaten Klungkung menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Pada 2017 lalu, jumlah kunjungan mencapai  378.894 wisatawan sementara tahun ini, Pemkab Klungkung menargetkan peningkatan menjadi  433.628 wisatawan. Kerta Gosa, Levi Rafting, Goa Lawah dan kawasan Kepulauan Nusa Penida menjadi destinasi utama yang paling banyak dikunjungi. Berbagai program promosi wisata yang digelar dinilai mampu mendatangkan wisatawan meski ada sejumlah catatan yang mesti diperbaiki. Keberadaan tourist informatino center masih minim dan hanya di beberapa titik.

Sejumlah pemandu wisata menanti untuk menjemput wisatawan di Pelabuhan Sampalan

Tourist informatino center (TIC) bisa menjadi pusat data informasti wisata yang bisa diakses secara online via portal serta akun media sosial resmi. Data juga bisa ditampilkan dalam aplikasi digital yang didukung data fisik secara konvensional dalam bentuk brosur, peta wisata atau media cetak lainnya.

“TIC selain menyajikan informasi dalam bentuk digital, juga menyajikan informasi dalam bentuk konvensional berupa peta pariwisata, brosur-brosur berisi paket wisata. Untuk saat ini TIC baru di Sampalan, kedepan TIC akan di pasang pada titik-titik segitiga emas,” ujar Kabid Pemasaran Dinas Pariwiasata Klungkung, I Ketut Wikan Wiantara. *

Sementara pasca erupsi Gunung Agung, tingkat hunian hotel yang sebelumnya berada di bawah 40% kini berangsur merangkak ke angka 60%.  Kenaikan terjadi jelang akhir Desember 2017 hingga kini. I Wayan Kariana, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Cabang Klungkung, menyebut situasi tingkat hunian membaik pasca banyak negara mencabut travel warning-nya ke Bali. Ia juga menambahkan ada upaya serius dari komponen pelaku pariwisata untuk melakukan recovery.

“Situasi Gunung Agung yang mulai tenang dan dicabutnya travel Warning oleh sejumlah negara menyebabkan wisatawan yakin aman ke Bali termasuk Klungkung dan khususnya Nusa Penida. Ditambah kunjungan Presiden Joko Widodo ke Bali tempo lalu juga mampu meningkatkan citra keamanan Bali,” ucap Kariana (senin, 22/1).

“Saya beberapa hari lalu mengikuti Rakerda PHRI Bali di Puspem Badung. Salah satu pointnya membahas melakukan promosi bersama oleh semua stakeholder bahwa Bali aman. Itu akan diusulkan di Rakernas PHRI di Palembang Pebruari 2018. Mudah-mudahan kunjungan semua akan pulih kembali,” imbuh Kariana.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi