Hindari Kendaraan, Truk Sarat Muatan Tergelincir

BATUNUNGGUL, NUSA PENIDA POST

Sebuah truk penganggut material bangunan terperosok hingga menumpahkan hampir seluruh isi muatan. Kejadiaan naas ini terjadi Minggu sore kemarin sekitar pukul 15.30 Wita di Dusun Batumulapan, Desa Batununggul tepatnya di depan Warung Be Pasih. Menurut keterangan, kendaraan yang baru turun dari penyeberangan Kapal Ro-ro direncanakan membawa material ke wilayah Karang, Desa Pejukutan.

Sebiuah truk pengangkut material bangunan tergelincir di wilayah Batumulapan, Desa Batununggul, Minggu (26/4)

Sebiuah truk pengangkut material bangunan tergelincir di wilayah Batumulapan, Desa Batununggul, Minggu (26/4)

Diduga kondisi jalan yang menanjak dan tikungan membuat pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Kendaraan juga ditengarai membawa beban berlebihan. Warga yang ada di sekitar lokasi kejadian mengatakan bahwa sopir truk berusaha menghindari tabrakan dengan kendaraan lain. Truk dengan nomor polisi DK 8589 DZ yang dikemudikan oleh I Wayan Rumia (55) tergelincir dan nyaris terbalik. Beruntung, Rumai berhasil menyelamatkan diri.

“Mobilnya membawa bahan bangunan dari arah Barat menuju Timur tetapi pas di jalan menikung dan sedikit menanjak truk oleng karena berusaha menghindari laju kendaraan dari arah berlawanan. Untung sopirnya selamat cuma gentengnya yang berantakan,” ujar sumber di lokasi (26/4)

Informasi dari warga yang berada di sekitar TKP juga menyebutkan sopir berusaha menghindari kendaraan yang melaju dari arah sebaliknya. Sopir pun banting setir namun sempitnya jalan membuat kendaraan keluar badan jalan dan tergelincir. Tak pelak muatan berupa genteng pun pecah dan tumpah.

Hingga petang kemarin, truk yang tergelincir belum dievakuasi termasuk muatannya. Dari kejadian ini, pemilik kendaraan yang juga pengusaha bahan bangunan ditaksir mengalami kerugian diatas Rp 10.000.000. Bagian depan kendaraan pun terlihat penyok akibat benturan dengan pohon jati yang ada di sisi jalan. Sejumlah warga yang melintas di TKP pun terlihat berhenti sejenak dan tertegun melihat kendaraan bermuatan genteng yang nyaris terbalik.

Reporter : Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi