Warning: Use of undefined constant ‘DISALLOW_FILE_EDIT’ - assumed '‘DISALLOW_FILE_EDIT’' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/npm2017/public_html/wp-config.php on line 36
Nusa Penida Media | Grand Final Jegeg Bagus Klungkung Digelar 26 April Mendatang
 

Grand Final Jegeg Bagus Klungkung Digelar 26 April Mendatang

SEMARAPURA, NUSA PENIDA POST

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Klungkung melalui paguyuban Semeton Jegeg Bagus Klungkung kembali menggelar ajang pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2015. Serangkain kegiatan dari tahap seleksi, pengambilan foto hingga grand final sudah disiapkan panitia. Ketua panitia pemilihan I Made Arya Wijaya yang dikonfirmasi Selasa pagi, (7/4) membenarkan sejumlah tahapan sudah dilaksanakan tinggal masa karantina dan grand final pada Minggu, 26 April mendatang.

“Untuk tahapan seleksi kita sudah laksanakan pada  tanggal 7 dan 8 Maret lalu. Ada 20 orang peserta yang terpilih, 10 jegeg dan 10 untuk bagusnya. Selanjutnya peserta akan dikarantina mulai tanggal 20 hingga 25 April dan malam grand final-nya 26 April,” terang Arya.

Para finalis Jegeg Bagus Klungkung 2015

Para finalis Jegeg Bagus Klungkung 2015

Arya juga menambahkan, proses pengambilan foto sudah sempat dilakukan sebelumnya di objek wisata Kerta Gosa. Peserta yang terpilih menjadi Jegeg dan Bagus nantinya berhak mewakili Kabupaten Klungkung pada level provinsi. Sementara untuk kriteria pemenang tidak hanya terpaku pada penilaian kecantikan fisik semata. Setiap peserta diwajibkan untuk memiliki beauty, yakni cantik secara lahir dan bathin. Berikutnya, brain, tidak hanya cantik, peserta juga wajib memiliki kecerdasan dan wawasan yang luas. Ditambah behavior dan bravery akan menjadi kunci kemenangan.

Ni Putu Ayu Lisniandila dan I Made Bagus Wijaya, Duta Perdana dari Nusa Penida

Ada warna yang berbeda pada ajang pemilihan Jegeg Bagus kali ini. Dua perwakilan, putra-putri terbaik Nusa Penida ikut bersaing, yakni Ni Putu Ayu Lisniandila dan I Made Bagus Wijaya. Ini adalah kali perdana perwakilan dari Nusa Penida pada ajang Jegeg Bagus Klungkung. Informasi masuknya perwakilan sebagai nominasi finalis diperoleh dari keterangan Ketua Panitia, I Made Arya Wijaya (7/4). Pada akun resmi panitia pada page facebook Jegeg Bagus Klungkung, kedua nama finalis tampak terpampang dengan sederet finalis lain.

Dua Finalis Jegeg Bagus  asal Nusa Penida. (kiri) Ni Putu Ayu Lisniandila, (kanan) I Made Bagus Wijaya

Dua Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2015 asal Nusa Penida. (kiri) Ni Putu Ayu Lisniandila, (kanan) I Made Bagus Wijaya

Finalis Jegeg, Ni Putu Ayu Lisniandila yang dihubungi via telpon Selasa Pagi, (7/4) mengakui bahwa dirinya masuk 10 besar finalis Jegeg Klungkung 2015. Putri pertama pasangan I Nyoman Suparta dan Ni Made Mastiasih asal Banjar Gelagah, Desa Kutampi Atas berhasil lolos pada tahapan seleksi pada Maret lalu. Ketika disinggung mengenai motivasi mengikuti ajang ini, Putu mengakui dorongan itu muncul karena ada keinginann besar untuk memperkenalkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Klungkung, khususnya Nusa Penida.

“Saya ingin mempromosikan pariwisata yang kita miliki. Kita punya semua, mulai dari laut dengan berbagai biota uniknya, hutan mangrove, budaya, tarian, makanan khas, hingga kerajinan kain cepuk dan rangrang juga ada. Itu semua jika ada pengelolaan yang baik pasti bisa menjadi potensi besar,” ucap mahasiswa semester dua yang mengambil Jurusan Pendidikan Fisika di Fakultas MIPA Undiksha Singaraja.

“Untuk promisinya kita bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, salah satunya lewat media sosial. Namun kegiatan promosi juga harus diimbangi dengan pembangunan akomodasi dan perbaikan infrastruktur,” tambah finalis kelahiran 7 Juli 1996 yang juga jebolan SMA N 1 Semarapura.

Sementara finalis Bagus yang turut tampil dari Nusa Penida adalah I Made Bagus Wijaya. Bagus demikian dia dipanggil adalah remaja kelahiran 6 Agustus 1998 dan saat ini masih berstatus pelajar kelas XI IPA  SMA Negeri 1 Nusa Penida. Senada dengan Putu, Bagus memaparkan keinganan mengikuti ajang Jegeg Bagus untuk lebih mengenalkan pariwisata.

“Dorongan itu ada karena ingin lebih mengenalkan Nusa Penida pada tataran global. Selama ini, warga kita jarang mengikuti berbagai ajang baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Setidaknya langkah saya ini bisa menjadi inisiator bagi generasi berikutnya,” papar remaja asal Banjar Sompang, Desa Bunga Mekar, Selasa (7/4).

Reporter: I Gede Sumadi

Editor: I Komang Budiarta