Dukung Pembangunan Kembali Jembatan Kuning Lembongan – Ceningan

LEMBONGAN, NUSA PENIDA POST

Silahkan klik link berikut untuk berdonasi : https://kitabisa.com/jembatankuning

Ambruknya Jembatan Kuning atau yang lebih dikenal ‘Jembatan Cinta’ pada Minggu malam (16/10) masih menyisakan duka mendalam. Jembatan yang menjadi akses utama Pulau Lembongan dan Ceningan kini terendam bersama kisah kelam yang mengakhiri pengabdiannya pada warga pulau. Tidak hanya menimbulkan trauma mendalam, 34 warga mengalami luka akibat terkena serpihan jembatan bahkan 8 orang meninggal.

Jembatan Kuning ambruk hingga akses Pulau Lembongan - Ceningan terputus

Jembatan Kuning ambruk hingga akses Pulau Lembongan – Ceningan terputus

“Dari 8 korban tewas 3 org adalah anak-anak yang jatuh akibat jembatan Lembongan runtuh pada 16/0/2016, 18.30 Wita,” tulis Sutopo dalam akun twitter pada Minggu malam (16/10).

Perbekel Lembongan Gde Arjaya pun memastikan informasi yang sempat simpang siur terkait jumlah korban bencana runtuhnya jembatan penyeberangan.

“Saya luruskan korban yang meninggal ada 8 orang bukan 9 atau 10 sedangkan keseluruhan korban yang luka-luka ada sebanyak 42 orang,” terang Arjaya.

Pulau yang menjadi tujuan wisata dunia ini pun kini mendapat sorotan internasional. Dibalik tragedi memilukan yang terjadi, warga kini harap-harap cemas terkait akses lalu lintas penyeberangan terutama para siswa sekolah dan tersendatnya kegiatan ekonomi warga. Persediaan kebutuhan sehari-hari pun dipastikan semakin sulit sementara sektor pariwisata yang menjadi andalan tidak bisa diakses secara penuh. Siswa sekolah pun harus menyeberang bergantian dengan sampan kecil yang rawan oleng dan tenggelam.

Hal ini menggerakkan komponen pemuda Nusa Penida yang tergabung dalam Forum Krama Muda Nusa Penida (FKMNP) untuk menggalang dana secara online dengan link https://kitabisa.com/jembatankuning

FKMNP pun berharap bisa mengetuk hati para donatur untuk ikut berpartisipasi menyumbangkan dananya membangun kembali Jembatan Kuning. Ketua Forum Krama Muda Nusa Penida I Komang Budiarta menjelaskan dana yang terkumpul akan diserahkan ke desa selanjutnya dipergunakan untuk membantu warga terdampak, biaya transportasi penyeberangan siswa hingga mendukung pembangunan kembali jembatan.

“Kami mengajak kepada seluruh warga dunia untuk ikut berdonasi, karena bagaimanapun juga Jembatan Kuning, Lembongan-Ceningan, Nusa Penida adalah tempat berlibur bagi seluruh warga dunia sehingga keberadaannya menjadi sangat penting,” harap Komang.

“Bantu kami membangun kembali jembatan pendidikan anak-anak pulau agar mereka bisa kembali bangkit,” imbuhnya

Setiap sumbangan tidak peduli besar atau kecil akan menjadi fondasi untuk jembatan penghubung kedua pulau ini. Donasi akan diserahkan kepada Desa Lembongan untuk membangun infrastuktur penghubung Ceningan – Lembongan.

Reporter: I Gede Sumadi

Editor: I Made Ludra