Dua Srikandi Klungkung Wakili Bali pada Peringatan Kemerdekaan di Istana Negara

SEMARAPURA, NUSA PENIDA POST

Kali ini Klungkung boleh jadi sedikit berbangga pasalnya dua srikandi terbaiknya akan menjadi wakil Bali pada peringatan hari kemerdekaan di Istana Negara, 17 Agustus mendatang. Bukan perkara mudah untuk bisa menjadi petugas dan melenggang ke Jakarta pasalnya mereka harus bersaing dengan ribuan peserta lain. Seleksinya pun sangat ketat dan dilakukan berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten hingga bisa menjadi duta provinsi.

Dua putri Klungkung menjadi wakil Provinsi Bali. Kanan bupati, A.A Istri Dessy Sri Wangi. Kiri bupati, Komang Ayu Trisna Maharani

Dua putri Klungkung menjadi wakil Provinsi Bali. Kanan bupati, A.A Istri Dessy Sri Wangi. Kiri bupati, Komang Ayu Trisna Maharani

Senin lalu, (1/6), kedua srikandi muda bertemu Bupati Klungkung untuk berpamitan sekaligus minta dukungan. Keduanya pun didampingi Kadisdikpora Klungkung, Nyoman Mudarta, Kabid Dikmen Ketut Suayadnya beserta pembinanya. Duta pertama yang bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat nasional adalah Komang Ayu trisna Maharani (16). Siswa kelas X, SMA N 2 Semarapura ini akan mewakili Bali bersama 3 wakil lainnya, masing-masing dari Jembrana, Singaraja dan Denpasar. Ayu Trisna yang berasal dari Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan in memiliki postur proporsional dengan tinggi 167 sentimeter dan menjadi salah satu syarat untuk bisa lolos menjadi anggota Paskibraka nasional.

Srikandi kedua adalah A.A Istri Dessy Sri Wangi, mahasiswa Universitas Udayana ini mewakili Bali sebagai anggota paduan suara Gita Bahana Nusantara. Gung Desi demikian panggilan akrabnya bersama tiga wakil Bali lainnya akan bergabung untuk mengiringi pelaksaan upacara bendera di hari kemerdekaan. Dara cantik asal Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Dawan ini memang dikenal bersuara emas disamping terampil memainkan sejumlah alat musik.

“Kami bangga bisa mewakili Bali ke tingkat Nasional,” ujar kedua gadis tersebut usai bertemu bupati (1/6)

Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta pada saat yang sama berharap kedua duta bisa melaksanakan tugas dengan baik. “Ini kesempatan langka. Ikuti dengan baik, bawa nama baik Klungkung dan Bali,” harap Suwirta.

Reporter: SJD

Editor: I Gede Sumadi