Warning: Use of undefined constant ‘DISALLOW_FILE_EDIT’ - assumed '‘DISALLOW_FILE_EDIT’' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/npm2017/public_html/wp-config.php on line 36
Nusa Penida Media | Dua Pengunjung Hilang Terseret Gelombang di Angle Billabong
 

Dua Pengunjung Hilang Terseret Gelombang di Angle Billabong

BUNGA MEKAR, NUSA PENIDA POST

Kepanikan sempat terjadi di objek wisata Angle Billabong. Dua orang pengunjung dilaporkan hilang terseret gelombang pasang. Suasana duka menyelimuti warga di Dusun Cemulik, Desa Sakti, pasalnya dua orang warga setempat menjadi korban keganasan gelombang laut ketika berkunjung ke kawasan wisata Angle Billabong, Kamis sore ((2/6). Berdasarkan laporan yang diterima pihak Polsek Nusa Penida, dua orang korban masing-masing Ni Ketut Lastri (24) dan Ni Kadek Indah Berliana (8), pelajar kelas 2 sekolah dasar dengan alamat yang sama. Keluarga korban yang sempat dihubungi Kamis malam (2/6) mengakui bahwa korban belum ditemukan.

Pengunjung diminta waspada ketika berenang pada saat air pasang di kolam Angle Billabong

Pengunjung diminta waspada ketika berenang pada saat air pasang di kolam Angle Billabong

“Hingga saat ini belum ditemukan, kemungkinan besok pagi pencarian dilanjutkan,” terang sepupu korban, I Komang Budiarta.

Menurut informasi dari pihak keluarga, korban dan rombongan berkunjung ke TKP sore hari pukul 17.30. Laporan kronologis juga menyebutkan, korban dan rekannya sempat menikmati kolam alami Angle Billabong, namun ketika hendak berbalik pulang, ombak besar tiba-tiba menghantam rombongan. Dua orang ikut hanyut terbawa sementara yang lain mengalami luka lecet. Ada tiga orang yang berhasil selamat yakni Ni Put Adi Saraswati, Ni Luh Novia Dewi yang juga adik dari Ni Ketut Lastri dan satu warga asing atas nama Bride Wiliam. Korban Ni Ketut Lastri bahkan ditemani langsung sang suami, Bride Wiliam yang berkebangsaan Australia. Keduanya diketahui baru melangsungkan pernikahan pada 23 Mei lalu.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Gede Arianta menyebutkan pihak kepolisian langsung melakukan pencarian setelah ada laporan dari keluarga korban. Setelah dilakukan penelusuran di TKP, kedua korban belum ditemukan dan pencarian dihentikan mengingat situasi malam hari.

“Rombongan tersebut dihantam ombak dari belakang yang menyebabkan rombongan tersebut terseret gelombang namun kedua korban tidak dapat menyelamatkan diri dan terbawa arus sampai ke laut sedangkan saksi -saksi hanya mengalami luka lecet. Setelah dilakukan pencarian kedua korban masih belum ditemukan dan mengingat situasi malam hari dan tidak ada penerangan pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan esok hari,” jelas Kapolsek pada Kamis malam.

Hingga pagi ini belum ada laporan resmi terkait penemuan kedua korban. Pihak keluarga berharap korban segera bisa ditemukan. Sementara pihak kepolisian dan warga akan kembali melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Reporter: Santana Ja Dewa & I Gede Sumadi

Editor: I Gede Sumadi