Diterjang Gelombang di Kolam Angle’s Billabong, Satu Wisatawan Hilang

BUNGA MEKAR, NUSA PENIDA POST

Senin siang kemarin (20/3)sekitar pukul 10.30 Wita pengunjung di kawasan destinasi wisata Umah Trans atau yang lebih dikenal Kolam Angle’s Billabong yang berada di Dusun Sompang, Bunga Mekar mendadak geger. Tiga wisatawan yang melakukan swafoto di dalam kolam terseret gelombang. Informasi dilapangan menyebutkan korban yang sedang asyik berselfi ria tiba-tiba diterjang gelombang, diduga korban tidak mengetahui saat itu air sedang pasang. Kuatnya arus membuat satu wisatawan hilang hingga kini sementara dua lainnya berhasil selamat meski menderita sejumlah luka akibat tergores karang.

Objek wisata Umah Trans atau Angle’s Billabong

“Satu korban belum ditemukan, dua lainnya sudah mendapat penanganan medis,” ujar Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika yang dikonfirmasi Rabu (21/3).

Hingga kini pihaknya mengaku masih melakukan pencarian korban  bersama Basarnas dan TNI . Informasi yang dihimpun redaksi menyebutkan korban hilang yang terseret gelombang atas nama Temson Mannie Junior Simeki (23) yang berasal dari New Zealand. Dua korban lainnya yang berhasil selamat yakni Leonie Alanise Hafke (20) diketahui  berbangsaan Jerman dan  satu lagi atas nama Kalia Betari Utami (24) yang beralamat di komplek BPPB Jalan Seraya Block C No. 14, Jakarta

“Korban langsung dilarikkan ke Puskesmas Nusa Penida, sebelum dirujuk ke RS Sanglah. Satu korban Kalia Betari Utami, hanya terjatuh di batu karang dan mengalami luka di kepalanya,” ujar sumber di lapangan.

Kejadian terseretnya wisatawan di objek wisata Kolam Angle’s Billabong sudah terjadi beberapa kali. Meski dhimbau untuk berhati-hati sejumlah wisatawan kadang tetap nekat turun ke kolam ketika air sedang pasang. Kolam air laut ini berada di sisi tebing  berbentuk ceruk yang dikelilingi tebing karang terbuka di bagian muara yang memungkinkan gelombang pasang naik hingga ke tebing karang di hulu kolam. Pengunjung seyogyanya lebih berhati-hati termasuk mematuhi berbagai himbauan yang ada.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi