Ditangkap Tim Patroli KKP, Kapal Akbar Jr Kabur

NUSA PENIDA, NUSA PENIDA POST

Tim  patroli gabungan UPT. Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida, Coral Triangle Center, Polisi Air, Polsek Nusa Penida, dan TNI AL kembali menangkap kapal nelayan kompresor di kawasan konservasi. Kapal dengan nomor lambung Akbar Jr 5 ditangkap pada Senin (5/9) sekitar pukul 10.30 di perairan tenggara sekitar 2 kilometer dari Pantai Atuh yang masuk zona inti. Kapal yang lego jangkar di dekat Teluk Suwehan sempat luput dari pantauan. Sejumlah barang bukti berupa hasil tangkapan ikan sekitar 30 kilo. Petugas juga menemukan penggunaan alat kompresor yang memang dilarang.

Tim patroli KKP Nusa Penida menangkap kapal kompresor di kawasan konservasi pada Senin siang (5/9)

Tim patroli KKP Nusa Penida menangkap kapal kompresor di kawasan konservasi pada Senin siang (5/9)

Kapal yang dinahkodai oleh Zainal dengan 5 ABK akhirnya ditindak petugas patroli. Seluruh ABK tidak membawa identitas termasuk kapal yang tidak dilengkapi dengan surat-surat. Kapten kapal dan satu ABK pun diangkut ke boat patroli petugas sementara kapal nelayan dan ABK diminta berlabuh di Pelabuhan Sampalan, sayangnya hingga sore hari kapal tidak pernah muncul. Laporan masyarakat menyebut kapal justru kabur balik arah menuju Bali daratan ketika tim melanjutkan patroli ke kawasan lain.

Tim gabungan memang menggelar patroli ke seluruh perairan dan mendata kapal wisata. Speed Boat Amfibi bahkan sempat di semprot dua kali akibat melakukan kegiatan spear fishing di dekat zona inti dan kawasan wisata. Kapal ini diberi peringatan pertama ketika tim menuju perairan mangrove dan diminta menghentikan kegiatan. Berikutnya setelah tim balik dari Lembongan, boat Amfibi ternyata masih melepaskan tamu yang melakukan aktivitas  spear fishing.

Kepala UPT. KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan yang dikonfirmasi usai patroli menyebut tim gabungan kembali mengecek keberadaan kapal hingga ke timur namun tidak ditemukan. Kuat dugaan kapal kabur dan meninggalkan dua ABK yang dibawa petugas. Semestinya kapal berlabuh dan menjalani pemeriksaan, hingga kini pihak terkait dan kepolisian masih berkoordinasi.

“Kita sudah pantau lagi posisi kapal hingga pukul 16.00 Wita tetapi tidak ditemukan, kemungkinan kapal sudah balik kanan kabur. Untuk sementara kapten dan ABK kapal yang kita bawa tadi dititipkan dulu di Polsek untuk proses lebih lanjut,” papar Karyawan.

Kapten kapal yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian mengaku berangkat pada Minggu sore kemarin (4/9) dari Serangan, Denpasar. Dari pemeriksaan sementara ABK, diketahui pemilik kapal bernama Hidayat.

“Kami berangkat kemarin sore. Sekitar 30-an kilo yang baru kami dapat,” ujar kapten Zainal yang mengaku berasal dari Sumbawa.

Reporter: I Gede Sumadi

Editor: I Komang Budiarta