Warning: Use of undefined constant DISALLOW_FILE_EDIT - assumed 'DISALLOW_FILE_EDIT' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/npm2017/public_html/wp-config.php on line 36
Nusa Penida Media | Dianggarkan Puluhan Miliar, Jalan Induk Dipermak
 

Dianggarkan Puluhan Miliar, Jalan Induk Dipermak

NUSA PENIDA, NUSA PENIDA POST

Jalan berukir dan berlubang sudah sering menjadi keluhan masyarakat. Jangankan di pelosok pedesaan, jalan induk kecamatan pun kondisinya compang-camping. Sejak sepuluh tahun belakangan nyaris tidak ada perbaikan, hanya mengandalkan sistem tambal sulam itupun dikerjakan asal-asalan. Tak jarang tebaran kerikil baru justru sering menimbulkan kecelakaan.

Untuk mengatasi buruknya infrastruktur jalan, Pemkab Klungkung menganggarkan dana puluhan miliar di tahun 2015. Dana tersebut diperuntukkan untuk perbaikan jalan induk dengan model pengaspalan cold mix. Setidaknya ada tiga lokasi yang akan mendapat sentuhan perbaikan antara lain jalur induk Desa Sakti menuju Desa Suana, jalan lingkar Nusa Ceningan dan jalur lingkar Lembongan-Jungut Batu.

Tampak kondisi jalan 'benyah latig' sering dikeluhkan warga

Tampak kondisi jalan ‘benyah latig’ sering dikeluhkan warga

“Kita anggarkan kurang lebih segitu (red; Rp 30-an miliar), untuk perbaikan jalan induk di Nusa Penida tahun 2015,” jelas Suwirta yang diamini Kadis Pendapatn dan Aset Daerah, Putu Gede Winastra, Jumat lalu (24/10).

“Anggaran yang diusulkan itu baru kisaran kurang lebih, sedangkan Dinas Pekerjaan Umum sedang menyusun perencanaannya di Tahun 2014 ini dengan anggaran perubahan. Tahun 2015, proyek itu bisa langsung dilaksanakan,” tambahnya.

Sumber terpercaya dari lingkungan Pemkab juga menyebutkan hampir 40 miliar dialokasikan untuk perbaikan jalan induk. “Total hampir 40 miliar kita plot untuk jalan karena selama ini hampir tidak tersentuh perbaikan sama sekali. Coba saja, perut kita seperti dikocok dan mual kalau naik mobil atau motor dengan kondisi jalan yang amburadul,” ujar sumber yang mewanti namanya tidak disebutkan.

Berkaca dari berbagai kasus sebelumnya, Suwirta meminta proyek perbaikan dijadikan satu paket meski lokasinya berbeda sehingga memudahkan pengawasan. “Proyek dilakukan sepotong-sepotong dari banyak paket, kita inginnya jadi satu paket sehingga pelaksanaannya mudah diawasi dan proyeknya jelas,” paparnya.

Model pengaspalan yang akan digunakan adalah cold mix. Model ini dinilai tepat dengan kondisi geografis dan kuntur tanah yang ada. Pembiayaan yang dikeluarkan juga lebih murah dibandingkan memakai hot mix. Sementara jalan lain dilakukan perbaikan bertahap setelah rampungnya jalan induk.

Ketika diminta klarifikasi terkait jalan lingkar yang sempat diwacanakan, Suwirta mengatakan rencana sudah berjalan. Pemkab yang bekerja sama dengan salah perguruan tinggi sedang melakukan pemetaan, kajian dan pengukuran lahan yang dilewati jalan lingkar. 2015 mendatang, akan dilaksanakan DED (Detail Engineering Design) atau bestek gambar dan pembebasan lahan. Tahun berikutnya, pelaksanaan pembangunan bisa direalisasikan.

“Mengenai anggaran akan kita usulkan ke Pemprov atau Pemerintah Pusat. Ini juga untuk memotong mata rantai ketimpangan pembangunan di Klungkung daratan dengan Nusa Penida,” jelasnya.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi