Cuaca Buruk, Penyeberangan Sampan Dibatalkan

BATUNUNGGUL, NUSA PENIDA POST

Kondisi cuaca dan perairan yang kurang stabil belakangan ini cukup mengganggu aktivitas penyeberangan. Tiupan angin kencang dan ombak besar memaksa sejumlah penyeberangan tradisional yang mengandalkan jukung (red; sampan besar) dibatalkan. Otoritas penyeberangan mengaku tidak mau mengambil resiko jika penyeberangan tetap dipaksakan ditengah cuaca yang kurang bersahabat seperti disampaikan Syahbandar Pelabuhan Tradisional Sampalan, Dewa Gede Suratnyana, Selasa (5/8) kemarin.

“Terjangan ombak saat pagi besar dan bertubi-tubi sehingga penyeberangan dibatalkan. Kami tidak berani mengambil resiko yang nanti terjadi. Bagi warga yang mau menyeberang kami sarankan menggunakan angkutan yang lainya seperti Kapal Ro-ro atau speet boat,” terang Suratnyana di kantornya.

Akibat kondisi perairan yang kurang bersahabat, penyeberangan dengan sampan dibatalkan, Selasa (5/8/2014)

Akibat kondisi perairan yang kurang bersahabat, penyeberangan dengan sampan dibatalkan, Selasa (5/8/2014)

Pelabuhan Tradisional Sampalan merupakan akse penyeberangan dari Nusa Penida menuju Kusamba, Klungkung. Rute penyeberangan ini menggunankan jukung sebagai alat angkut utama baik penumpang maupun barang. Pembatalan penyeberangan juga terjadi sebaliknya, penumpang yang hendak menyeberang dari Kusamba tujuan Nusa Penida disarankan menggunakan angkutan lain. Sejumlah penumpang pun terpaksa berbalik menuju Pelabuhan Sanur dan memilih penyeberangan dengan fast boat.

Tiang pulang kampung karena ada upacara ngaben (red; kremasi) dan rencana lewat Kusamba tapi keluarga di rumah bilang penyeberangan sampan dibatalkan karena cuaca buruk, jadi tiang putar balik ke Denpasar lagi dan nyebrang dengan speed boat,” tutur Ni Putu Suartini (22) warga Banjar Karang, Desa Pejukutan yang ditemui di Pelabuhan Sanur (5/8).

Syahbandar Pelabuhan Tradisional Sampalan Dewa, Gede Suratnyana juga mengatakan bahwa penyeberangan selanjutnya masih tergantung pada kondisi perairan. “Besok penyeberangan masih melihat kondisi, jika cuaca membaik kita berangkatkan. Memang saat bulan Agustus tiba cuaca buruk sering terjadi. Sewaktu-waktu cuaca berubah seketika,” ujarnya.

Sementara Kabid Penyeberangan Dishubkominfo Kab. Klungkung I Dewa Gede Sutarta saat dikomfirmasi mengatakan memang benar penyeberangan pelabuhan tradisional dibatalkan dengan pertimbangan keselamatan penumpang. “Untuk sementara dibatalkan karena ombak di bibir pantai besar. Kami sarankan kepada penumpang untuk mengalihkan akomodasi penyeberangan yang lainya,” tandas Sutarta.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi