Cegah Narkoba, Siswa Diberi Sosialisasi dan Tes Urin

LEMBONGAN, NUSA PENIDA POST

Narkoba menjadi salah satu ancaman bagi generasi muda. Tidak hanya meniimbulkan kerusakan secara fisik, mental penggunanya pun tidak stabil. Data yang dirilis BNN menunjukkan hingga tahun 2015, angka prevalensi pengguna tembus 5 juta orang. Jaringan pengedar kini tidak hanya berpusat di kota-kota besar namun sudah merambah ke pulau-pulau kecil, utamanya yang bersentuhan dengan pariwisata. Kekhawatiran yang sama juga muncul di kawasan wisata Nusa Lembongan, Nusa Penida. Keluar masuknya wisatawan asing diduga menjadi salah satu faktor munculnya peredaran narkoba.

Polre Klungkung dan BNK Klungkung melakukan sosialisasi cegah narkoba di wilayah Lembongan

Polre Klungkung dan BNK Klungkung melakukan sosialisasi cegah narkoba di wilayah Lembongan

Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Polisi I Gusti Ketut Budiarta beberapa waktu lalu sempat menyebutkan bahwa wilayah Lembongan masih dikotori ulah pengedar.

“Nusa Lembongan masih menjadi target, karena masih ada peredaran narkoba di sana. Kami sudah melakukan tindakan terdapat pulau-pulau di Bali, salah satunya Pulau Nusa Lembongan yang banyak dikunjungi wisatawan, khususnya wisatawan asing,” kata Budiarta.

Kapolres Klungkung, Arendra Wahyudi bersama Ketua BNK Klungkung yang jugg Wakil Bupati, I Made Kasta terjun langsung memberi sosialisasi kepada siswa-siswi di Lembongan. Sosialisasi diberikan kepada siswa SMA, SMP 4 Nusa Penida dan SMA Wisata Darma Nusa Penida, Kamis (3/9). Dalam arahannya, Kapolres menggarisbawahi bahwa pencegahan narkoba harus dimulai dari orang-orang terdekat.

“Narkoba tersebut tidak hanya akan merusak masa kini tetapi juga masa depan. Peran dalam pencegahan Narkoba ini sebenarnya dimulai dari orang-orang terdekat seperti keluarga. Dalam artian orang-orang terdekat (keluarga) tersebut harus mampu mengawasi dan membimbing anak-anak mereka yang tergolong masa produktif,” terang Arendra.

Selain sosialisasi, tes urine juga dilakukan kepada 140 siswa SMA Wisata Darma. Tes urine ini sebagai barometer untuk mengetahui tingkat peredaran narkoba di Desa Lembongan dan Jungutbatu ini. Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan membentuk duta anti narkoba kepada beberapa siswa SMA, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. Pembentukan duta anti narkoba ditandai dengan penyematan pin anti narkoba oleh Ketua BNK Klungkung, Kapolres Klungkung dan perwakilan dari Kodim Klungkung.

Wakil Bupati, I Made Kasta selaku Ketua BNK Klungkung menghimbau kepada seluruh siswa agar menjauhi narkoba, dampaknya luar biasa bisa menimbulkan kerusakan secara mental dan fisik. Wabup Kasta juga menyampaikan 3 kategori yang harus dijauhi dari narkoba yakni kategori pemilik, pengedar dan pengguna.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi