Buruh Perambas Jalur Kabel PLN Embat Bonsai

SUANA, NUSA PENIDA POST

Sikap kurang terpuji dilakukan oleh oknum perambas pohon yang merupakan rekanan PLN di jalur Suana menuju Jurang Batu. Pencurian yang dilakukan oknum tersebut terjadi Selasa, (2/6) lalu di kebun warga Banjar Jurang Batu, Desa Suana sekitar pukul 11.15 Wita. Pemilik bonsai, I Wayan Tingas yang memergoki pelaku sempat bertanya alasan pengambilan dua pohon bonsai miliknya. Wayan pun mengaku berdialog meminta kejelasan atas kejadian tersebut karena dianggap merugikan. Kedua Bonsai yag diambil berada jauh dari jalur tiang listrik dan tingginya tak lebih dari 1 meter bahkan satunya lagi hanya selutut.

Oknum perambas jalur listrik mencuri bonsai warga. Tampak sisa batang dan bekas lubang pohon

Oknum perambas jalur listrik mencuri bonsai warga. Tampak sisa batang dan bekas lubang pohon

Memang kecil hanya sebatas bonsai tetapi itu tetap tindakan kurang pantas. Kalau dibiarkan mungkin lain kali yang lain dicuri juga,” ujarnya yang dikonfirmasi siang tadi (4/6). Berikut penuturannya mengenai kronologis kejadian.

“Tiang sempat bertanya juga. Pak, nyen mutbut pujut tunian dini di abian tiang Pak, (red; siapa yang mencabut bonsai pujut di kebun saya Pak)?,” imbuhnya. Salah satu rekan buruh rabas sempat memberi jawaban bahwa rekannya yang mengambil dan ditaruh di mobil.

Timpal tiange nenge Pak. Ni e jemak nyake Pak, (red; teman saya Pak, ini di sini ambil saja lagi),” terang Wayan menirukan ucapan buruh tersebut.

Ah nyalan be ide nyemake. Ape bebas care to mutbut pulan-pulan. Tiang anak ndot mule masih Pak (red; tidak, biarkan saja sudah kamu yang mengambilnya. Apakah memang bebas seperti itu mencabut tanaman. Saya juga senang memeliharanya),” sahut Wayan

Nah idih tiang duang to Pak, (red; saya minta saja Pak),” ucap rekan buruh

Yen sube care ne mare ngorang ngidih. Yen tiang tare dini kan trade satua ngidih, (red; kalau sudah begitu baru minta. Coba kalau saya tidak ada di sini pasti tidak ada kata minta kan),” tambah Wayan. Ia pun menyayangkan prilaku oknum buruh yang justru bisa merusak nama PLN sendiri dan berharap kasus serupa tidak berkelanjutan.

Tiang tidak masalah cuma kalau bisa kasus seperti niki tidak terulang,” tutupnya

Kepala PLN Nusa Penida, Dewa Jimy yang dimintai keterangan via telpon siang tadi, (4/6) mengaku tidak tahu persis kejadiannya. Jimmy pun menegaskan bahwa itu bukan ulah petugas PLN tetapi oknum tenaga outsourching yang memang bertugas merambas pohon di jalur listrik.

“Kita sudah ada aturan dan ketentuan untuk jalur aman yang dirabas. Kalau diluar daripada itu berarti sudah ada pelanggaran. Saya akan tindak lanjuti dan pasti tiang tegur biar tidak ada yang dirugikan dan terulang lagi,” terang Jimmy

Reporter: I Gede Sumadi

Editor: I Komang Budiarta