Warning: Use of undefined constant DISALLOW_FILE_EDIT - assumed 'DISALLOW_FILE_EDIT' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/npm2017/public_html/wp-config.php on line 36
Nusa Penida Media | Buntut Pilkades, Sapi Warga Dibantai
 

Buntut Pilkades, Sapi Warga Dibantai

BATUKANDIK, NUSA PENIDA POST

Minggu pagi, 1 Desember 2013, suasana di Banjar Guyangan, Desa Batunkandik mendadak gempar, pasalnya beberapa ekor sapi warga dibantai dan dilepas dari kandangnya. Menurut warga setempat, pelaku pembantaian diperkirakan menjalankan aksinya malam hari (30/11). Aksi keji ini diduga buntut dari Pilkades Desa Batukandik yang dilaksanakan pada Minggu, 24 Nopember 2013 lalu, namun sampai berita ini diturunkan, motif pembantaian masih diselidiki oleh pihak Kepolisian Sektor Nusa Penida.

Tiang perkirakan kejadiannya malam hari karena sorenya sapi masih sehat. Memang ada isu sebelum pilkades, kalau sampai calon tertentu kalah, maka gumi lakar peteng (red; dunia akan mencekam) tetapi kami belum berani memastikan apakah itu penyebabnya,” tutur I Gede Astawa (22) yang menemani Tim Nusa Penida Post ke lokasi kejadian (4/12).

Jurang yang diduga menjadi tempat pelemparan sapi

Jurang yang diduga menjadi tempat pelemparan sapi

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, setidaknya ada tiga ekor sapi milik I Gede Sudi (34) yang talinya sengaja dipotong beberapa bagian dan dilepaskan. Sementara satu ekor sapi juga disabet dengan benda tajam pada bagian hidung dan satu ekor sapi milik I Wayan Nasih (46) dibunuh dengan dijatuhkan ke jurang. Bangkai sapi yang mati masih mengeluarkan bau menyengat dan dibiarkan warga karena lokasi jauh di dasar jurang. Sejumlah barang bukti di TKP menunjukkan ada unsur kesengajaan dari oknum tertentu yang bisa dilihat dari sisa potongan-potongan tali pengikat sapi.

Kanit Intelkam Polsek Nusa Penida, Aiptu I Made Suarta yang diminta klarifikasinya (5/12) membenarkan bahwa ada laporan yang masuk ke pihak Polsek, per sore, 1 Desember 2013 . Suarta juga menjelaskan bahwa sampai saat ini, kasus pembantaian sapi masih pada tahap lidik dan ditangani langsung oleh Unit Reserse dan Kriminal.

“Memang ada laporan dari warga tetapi sampai saat ini masih tahap lidik karena warga yang melapor belum turun ke Polsek untuk klarifikasi lebih lanjut. Apakah ada indikasi lepas sendiri atau memang disengaja,” terangnya.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, anggota Reskrim, I Nyoman Suadnyana juga memberikan jawaban yang sama. “Laporan dari warga sudah masuk dan kami sedang melakukan penyelidikan tetapi masih menunggu keterangan lengkap dari pelapor,” jelas Suadnyana.

Reporter: NPP