Band Gigi Tampil Menggigit di HUT Puputan Klungkung ke-108

SEMARAPURA, NUSA PENIDA POST

Perayaan HUT Puputan Klungkung ke-108 yang berlangsung Kamis malam (28/4) berlangsung semarak. Kegiatan yang dipusatkan di depan monumen ini menyedot ribuan warga dan larut dalam perayaan. Sebelumnya sejumlah jalan utama terlihat bersolek dengan puluhan penjor menghiasi. Tidak hanya sekedar hiasan, pajangan penjor ini juga dilombakan.

Perayaan HUT Klungkung ke-108 berlangsung semarak

Perayaan HUT Klungkung ke-108 berlangsung semarak

Rangkaian perayaan diawali dengan pementasan tari Waturenggong, Oratorium diikuti pembukaan Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif yang digemakan dengan sebutan Gema Santi. Lagu Gema Santi pun digeber berikut peresmian air mancur dan penayangan film. Di penghujung, band legendaris Gigi tampil menggigit dengan sejumlah lagu hitnya.

Lewat single topnya, Gigi berhasil membawa penonton utnuk ikut bernyani lagu nostalgia sejak era 1990-an hingga yang terbaru. Sebut saja lagu Janji, Nirwana, Sang Pemimpi, Jomblo, 11 Januari, Bohong dan sederet lagu lainnya. Suara ribuan penonton yang mengikuti irama terdengar jelas dan penuh semangat. Sejumlah penonton bahkan terlihat bergerak aktif sesuai lantunan lagu. Band Gigi digawangi Dewa Budjana pada gitar, Thomas Ramdhan di bass, Gusti Reza pada drum dan Arman Maulana pada vokal. Di akhir acara, Dewa Budjana yang juga asal Klungkung berkesempatan memberi sedikit sambutan dan menyatakan bahwa almarhum kakeknya pernaha menjabat sebagai hakim di Kertha Gosa/

“Kami 2003 lalu pernah main di Klungkung. Sudah 13 tahun lalu. Terimakasih pada Pemerintah Klungkung, Bapak Bupati beserta jajaran dan penonton semua,” ujar sang vokalis, Arman Maulana.

“Kopang (buyut) saya ikut berjuang pada perang puputan pada 1908. Sedang kakek adalah hakim pertama di Kertha Gosa. Dan ayah yang seorang jaksa sempat sebentar menjadi jaksa sementara pada 1965 di Klungkung. Saya sendiri waktu kecil di Klungkung, setelahnya saya lebih banyak berjuang untuk diri saya sendiri, musik di luar Klungkung,” jelas Budjana yang juga gitaris terbaik Indonesia.

Sementara Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengaku apresiatif acara berjalan lancar dan penonton pun tertib tanpa gangguan.

“Terimakasih semua penonton yang telah tertib dari awal sampai akhir acara. Ini pula membuktikan kita semua telah melewati ujian program aksi Gema Santi yakni arti kata santi yaitu damai telah berjalan. Untuk selanjutnya saya minta masyarakat Klungkung untuk mendukung program-program pemerintah daerah. Walaupun dengan biaya sedikit mahal tapi dibandingkan nilai kebahagiaan masyarakat itu masih jauh lebih besar,” ucapnya

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi