Antisipasi Pelanggaran, Siswa SMA Diminta Tertib Berlalu Lintas

PED, NUSA PENIDA POST

Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kalangan pelajar semakin meningkat. Prilaku ugal-ugalan dan balapan liar di jalan raya sering menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Potret kenakalan remaja seperti ini sudah meresahkan semua pihak dan kadang berujung saling lempar tanggung jawab. Resahnya pengguna jalan maupun warga sangat wajar karena resiko kecelakaan tidak hanya menimpa pelaku tetapi pengguna lain kerap menjadi korban.

Rabu, (23/7) kemarin, Dsihubkominfo Kabupaten Klungkung, Jasa Raharja dan Polsek Nusa Penida mengadakan sosialisasi tertib berlalu lintas bagi pelajar di SMA Negeri I Nusa Penida. Kabid Lalu Lintas Dishubkominfo Kabupaten Klungkung, I Dewa Gede Wisasta Bima turut hadir dan memberikan sosialiasai secara langsung. Menurut Dewa Bima, sosialiasai akan dilakukan berkelanjutan yang dirangkai pada Masa Orientasi Siswa.

Kabid Lalu Lintas Dishubkominfo Kabupaten Klungkung, I Dewa Gede Wisasta Bima saat memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas, Rabu (23/7)

Kabid Lalu Lintas Dishubkominfo Kabupaten Klungkung, I Dewa Gede Wisasta Bima saat memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas, Rabu (23/7)

“Kita akan tetap laksanakan ini secara berkelanjutan. Pertama kita melakukan sosialisasi di SMA Negeri 1 Dawan, SMA Negeri 1 dan 2 Semarapura, dilanjutkan SMA Negeri 1 Banjarangkan dan sekarang di sini (red; SMA Negeri 1 Nusa Penida). Yang menjadi sasaran siswa yang baru memasuki jenjang SMA pada masa MOS. Kita berupaya memberikan suatu edukasi dan pemahaman kepada siswa betapa pentingnya tertib berlalu lintas,” terang Bima.

Bima pun menambahkan, pendidikan tentang tertib berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Semua instansi terkait termasuk pihak sekolah dan peran orang tua sangat menentukan dalam pembentukan karakter seorang anak yang salah satunya meliputi tertib berlalu lintas. Pihaknya juga mengakui memberi atensi lebih pada kondisi lalu lintas di Nusa Penida ditengah minimnya kelengkapan infrastruktur jalan dan rambu yang ada. Kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas sebenarnya sudah tertuang pada Undang-undang nomor 22 tahun 2009.

“Meski di Nusa Penida banyak kekurangan segi kelengkapan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan dan sebagainya. Kami sangat berharap kepada penggendara yang usianya di bawah umur untuk berboncengan ke teman yang sudah cukup umur,” pintanya.

Hal senada disampaikan Sang Ketut Susila, Kanit Lantas Polsek Nusa Penida, pihaknya akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan kondisi yang ada namun tetap mengedapankan tindakan preventif.

“Ada beberapa tahapan yang akan kami lakukan pada pelanggar, mulai dari yang sifatnya berupa teguran, pembinaan dan kalau memang terus tidak dipatuhi, tindakan hukum merupakan tindakan terakhir. Kami juga mengingatkan kembali bagi pengendara untuk memasang kembali plat kendaraan serta melengkapi surat-surat. Pengurusan surat sudah tidak ribet lagi menyeberang ke Klungkung daratan. Pelayanan sudah ada di Nusa Penida,” jelas Susila.

Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Nusa Penida, I Nyoman Dunia mengatakan kami sangat mengapresiasi kegiatan ini serta berterima kasih kepada Dishub serta Kepolisian dalam menyelenggarakan sosialisasi. “Kami berharap kegiatan ini terus dilakukan minimal satu kali dalam setahun. Kami pihak pendidikan akan berusaha membangun kesadaran para siswa akan tetap memperhatikan keselamatan dan kenyamanan diri sendiri maupun pengguna jalan lainya dengan budaya tertib berlalu lintas. Kedepannya siswa diwajibkan memiliki SIM, bagi yang belum diharapkan kepada orang tuanya agar segera mengurus SIM anaknya,” ungkap Dunia.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi