Angkatan 1986, Gelar Reuni Perdana SMP N 1 Nusa Penida

BATUNUNGGUL, NUSA PENIDA POST

Hingga kini SMP N 1 tercatat sebagai sekolah menengah pertama tertua dan memiliki alumni paling banyak di Kepulauan Nusa Penida. Sekolah yang berdiri 1978 ini menjadi saksi lahirnya generasi baru yang sebelumnya jauh dari yang namanya pendidikan. Sebelumnya, warga yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat pertama harus rela menyeberang ke Bali daratan, kondisi ini juga yang menyebabkan kualitas pendidikan berada di bawah rata-rata. Sejumlah alumni yang pernah mengenyam pendidikan mencoba merajut kembali tali persahabatan yang nyaris putus. Media sosial menjadi media efektif untuk menyambung jalinan tersebut.

Alumni angktan 1986, SMPN 1 Nusa Penida mengadakan reuni, Sabtu, (18/7)

Alumni angktan 1986, SMPN 1 Nusa Penida mengadakan reuni, Sabtu, (18/7)

Masa-masa sekolah memang selalu menarik untuk diingat apalagi ketika membayangkan masa yang penuh warna. Tanpa sadar terkadang bikin geleng-geleng dan tersenyum sendiri. Melalui komunikasi via media sosial, angkatan 1986 membangkitkan kembali kenangan di masanya lewat reuni perdana. Ketua Panitia Reuni Angkatan 1986, I Dewa Gede Widarta mengakui hampir putus asa untuk menemukan kembali rekan-rekan sekolahnya namun berkat media sosial, komunikasi akhirnya bisa terjalin hingga diadakan reuni perdana.

“Kita sebernarnya ingin bertemu dengan teman-teman seangkatan tapi sulit. Komunikasi menjadi penghalang. Tapi lewat sosial media obrolan terus intens dilakukan. Tanpa rencana, reuni ini bisa kita laksanakan. Sudah 29 tahun lamanya, rasa kengen kebersamaan dulu masih segar dalam ingatan,” ujar Widarta, Sabtu (18/7).

“Reuni bukan sekedar ketemu semata, mencari sensasi tapi memberikan motivasi kepada semua alumni SMP Negeri I Nusa Penida untuk memberikan kontribusi terhadap sekolah ini. Pencapaian sampai sekarang karena sekolah ini,” imbuh Widarta yang akrab disapa Dewa Koming.

Reuni dilaksanakan di halaman sekolah, Sabtu (18/7), Jalan Pasir Putih No. III, Desa Batununggul. Gelak tawa dan ucapan haru mewarnai suasana reuni. Berbagai profesi sudah disandang para alumni, mulai dari guru, pegawai swasta, pengusaha hingga birokrat hadir acara reuni angkatan 1986. Reuni juga menghadirkan mantan guru maupun guru yang masih aktif mengajar. Kegiatan yang diprakarsai I Wayan Pijar ini mendapat dukungan penuh dari para alumni.

“Kami teman-teman dari Lembongan dan Jungut Batu secara spontanitas mendukung agar reuni terlaksana. Sudah 29 tahun lamanya kami tidak bertemu,” ucap Ni Kadek Intan Muspasari Pradni ynag kini berprofesi sebagai dokter di salah satu rumah sakit.

Hal senada juga dilontarkan, I Ketut Panca, mantan DPRD Klungkung ini menyampaikan banyak terima kasih kepada para guru yang telah mendidik dan berbagi ilmu meski sering dibuat kesal oleh ulah anak didik itu sendiri.

“Walaupun terkadang dari teman-teman berulah. Kita dalam kesempatan ini harus punya dasar pemikiran atas dedikasi para guru yang telah mendidik, membimbing sampai memberikan hukuman. Tidak bisa dipungkiri, didikan itulah yang membentuk karekter sampai sukses di berbagai profesi,” tutur Panca.

Kepala Sekolah SMP N 1 Nusa Penida, I Putu Indrajaya menyambut baik reuni sebagai kilas balik dan bentuk dukungan para alumni kepada sekolah. Keberhasilan alumni juga menjadi tolok ukur keberhasilan sekolah dalam memberi pendidikan. Para alumni pun diminta aktif memberi masukan dan ide-ide untuk kemajuan sekolah.

“Kami berharap kepada alumni memberikan kontribusi baik donasi maupun pikiran atau ide untuk membangkitan kembali sekolah ini menjadi yang terbaik,” pinta Indrajaya.

Reporter: Santana Ja Dewa

Editor: I Gede Sumadi